10 Tempat Wisata Favorit di Karawang Jawa Barat

1. Makam Syekh Quro atau Syekh Hasanudin

Syekh Quro/Hasanudin adalah putera ulama besar dari perguruan Islam di Campa, Syekh Yusuf Sidik. Syekh Quro/Hasanudin telah membangun banyak mushola di Karawang waktu itu, yang salah satunya kini menjadi Masjid Agung Karawang. Makam Syekh Quro/Hasanudin terletak di Desa Pulokalapa, Kecamatan Lemah Abang, sekitar 28 kilometer dari pusat kota Karawang. Menjelang akhir hayatnya, Syekh Quro/Hasanudin melakukan ujlah (menyepi diri) dari pesantren Karawang ke Pulokalapa. Syekh Quro/Hasanudin kemudian dimakamkan di Pulokalapa, bersanding dengan salah seorang muridnya yang bernama Syekh Bentong.

Bendungan Walahar

Gambar milik Aditya Pratama

 

2. Bendungan Parisdo atau Walahar

Bendungan Parisdo atau Walahar ini dibangun pada tahun 1925 oleh pemerintahan kolonial Belanda. Bendungan Parisdo atau Walahar terletak di Desa Walahar, Kecamatan Klari, sekitar 10 kilometer dari pusat Kota Karawang. Bendungan Parisdo atau Walahar dibangun untuk menanggulangi banjir yang kerap menerjang Kabupaten Karawang bagian Utara. Selain itu, Bendungan Parisdo atau Walahar juga digunakan untuk mengairi persawahan di daerah Karawang dan Subang. Di sekitar Bendungan Parisdo atau Walahar ini, kamu bisa menemukan banyak warung-warung kecil yang menawarkan kuliner khusus yaitu Pepes Ikan Jambal khas Bendungan Parisdo atau Walahar ini. Selain pepes ikan jambal, warung-warung ini juga menawarkan beberapa menu ikan tawar lainnya.

Baca Juga : 3 Pantai Wisata Paling Populer di Kabupaten Karawang

3. Danau Cipule

Danau Cipule ini bukan merupakan danau alami, tapi merupakan sisa eksploitasi manusia yaitu bekas penambangan pasir besar-besaran. Meskipun buatan manusia, Danau Cipule cukup besar dan dalam. Lokasinya tepat di tepian Sungai Citarum, tepatnya di Desa Kutapohaci, Kecamatan Ciampel, sekitar 20 kilometer dari pusat kota Karawang. Rencananya pemerintah kota Karawang akan membangun area wisata di sekitar Danau Cipule ini dengan membangun hotel, restoran, kios cinderamata, pemancingan, wahana air, dan lahan parkir.

4. Makam Singaperbangsa

Makam Singaperbangsa ini terletak di Manggung Jaya, Kecamatan Cilamaya, bagian Utara dari Kabupaten Karawang. Cukup jauh dari pusat kota yaitu sekitar 40 kilometer ke arah Utara. Makam Singaperbangsa merupakan tempat pemakaman para bupati Karawang, mulai dari bupati Karawang tempo dulu sampai bupati Karawang ke-5. Makam Singaperbangsa digunakan untuk penyelenggaraan upacara berkaitan dengan perayaan berdirinya kabupaten Karawang.

5. Curug Cigeuntis

Curug Cigeuntis merupakan tempat wisata paling favorit di Karawang. Terletak di kaking Gunung Sanggabuana, perjalanan menuju Curug Cigeuntis menawarkan panorama yang indah. Setelah sampai di area parkir, kamu bisa melanjutkan perjalanan menggunakan sepeda motor. Di sepanjang trek menuju air terjun, kamu akan dihibur dengan suara aliran air sungai kecil di sepanjang jalan. Selain itu, pemerintah Karawang juga sudah membangun wahana air di dekat air terjun sehingga anak-anak bisa bermain-main di sana.

6. Pantai Tanjung Pakis

Pantai Tanjung Pakis terletak di ujung Utara kabupaten Karawang, sekitar 48 kilometer dari pusat kota Karawang. Pantai yang terletak di Kecamatan Cilamaya ini memiliki posisi di semenanjung antara Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Karawang sehingga ombaknya tidak terlalu besar dan cukup tenang. Selain itu, Pantai Tanjung Pakis juga memiliki pasir pantai yang putih. Pantai Tanjung Pakis memiliki panjang garis pantai 7 kilometer yang meliputi Blok Bungin, Karang Jaya, dan Pakis. Di sekitar Pantai Tanjung Pakis terdapat penginapan, tempat outbond, tempat penyewaan perahu tradisional, dan beberapa fasilitas wisata lainnya.

7. Kawasan Situs Batujaya

Kawasan Situs Batujaya terletak di Kecamatan Batujaya dan memiliki luas mencapai 50 km2. Menurut para peneliti, Kawasan Situs Batujaya ini dibangun pada Abad IV Masehi, ketika masa pemerintahan Kerajaan Tarumanegara. Di Kawasan Situs Batujaya itu terdapat sekitar 24 situs peninggalan berupa candi yang berbahan dasar bata merah. Beberapa situs candi yang sudah tergali di Kawasan Situs Batujaya ini antara lain Candi Jiwa, Candi Blandongan, dan Situs Lempeng. Pada tahun 2009, Kawasan Situs Batujaya dijadikan sebagai pusat perayaan Tri Suci Waisak. Kawasan Situs Batujaya juga membuktikan bahwa orang Indonesia sudah mengenal teknik pembuatan gerabah pada masa itu.

8. Vihara Sian Jin Ku Po

Vihara Sian Jin Ku Po dibangun oleh imigran Cina yang bermukim di Karawang, lokasinya di Dusun Bojong, Desa Tanjungpura. Diperkirakan Vihara Sian Jin Ku Po dibangun pada aband ke-17 Masehi. Nama Vihara Sian Jin Ku Po bukanlah nama seseorang tokoh tapi itu merupakan julukan bagi Mahasthamaprata, seorang Budhisatva yang melambangkan kebijaksanaan. Vihara Sian Jin Ku Po menjadi tempat ibadah umat Budha Mahayana. Selain itu, Vihara Sian Jin Ku Po juga dijadikan sebagai tempat tingga para biksu dan sekolah bagi para calon biksu.

9. Kawasan Agrowisata Mitra

Kawasan Agrowisata Mitra cukup mudah dijangkau dari tol Jakarta-Merak, karena lokasinya tidak jauh pintu tol Karawang Timur. Tepatnya berada di kawasan industri Mitra Karawang Timur. Dari pusat kota Karawang sekitar 15 kilometer jaraknya. Area danau yang asri dilengkapi beberapa arena permainan, selain itu Kawasan Agrowisata Mitra juga dilengkapi penginapan bagi pengunjung dari luar kota.

10. Bukit Sanggabuana

Tidak jauh dari Curug Cigeuntis, kamu bisa menemukan Bukit Sanggabuana yang terltak di kawasan wisata alam kaki gunung Sanggabuana. Di Bukit Sanggabuana ini kamu bisa menemukan beberapa objek wisata seperti Curug Cikoleangkak, Curug Ciomas, Kawasan Wisata Batu Tumpang, dan Curug Bandung. Semua menawarkan wisata alam yang sangat indah.

240365 Total Views 18 Views Today

Ayo Berkomentar Dengan Akun Facebook:

comments

No Responses

Leave a Reply