Bali, Dari Pantai Hingga Ayam Betutu

Pulau Dewata tidak hanya dikenal dengan eksotisme alam dan budayanya, tetapi juga kulinernya. Siapa yang tak kenal Bali? Surga bagi para pelancong dari nseluruh dunia itu menghadirkan eksotisme akulturasi budaya Hindu yang kental, tapi tidak menutup diri akan arus modernitas asing sebagai sebuah konsekuensi tempat tujuan wisata.

Paduan akan modernitas dan khazanah tradisional yang dijunjung tinggi sebagian besar warga Bali membuat para turis rindu untuk kembali ke Pulau Dewata ini. Dari semua eksplorasi keindahan pulau seribu pura ini, pulau ini juga terkenal dengan makanan khasnya. Bali memiliki banyak sekali resep masakan yang akan menggoyang lidah anda. Semua itu dapat menjadikan daya tarik tersendiri bagi pelancong saat berkunjung  ke Pulau Dewata.

Mulai dari jajanan rakyat seharga ribuan rupiah hingga makanan dengan harga yang setimpal dengan rasa dan sensasi yang and dapatkan tersedia di sini. Untuk mendapatkan aneka jajanan khas Bali tidaklah sulit. Hampir di seluruh jalan di sepanjang pantai Kuta ditemukan pedagang kaki lima.

Anda layak mencoba rujak kuah pindang yang berisi buah buahan. Jangan samakan bumbu rujak seperti pada umumnya dengan bumbu rujak kuah pindang. Karena bumbu rujak kuah pindang berasal dari rebusan ikan (pindang). Rasakan sensasi asin gurih yang jika ditambahkan gula  Bali biasa disebut rujak kuah pindang gula.

Bukan cuma itu, ada pula tipat cantok, yang di Jawa identik dengan ketupat pecel. Bedanya dengan pecel, Tipat Cantok ini ditaburi kacang saur (kacang merah). Rasanya kurang pas bila Anda mencoba tipat cantok, tanpa merasakan sensasi kelezatan Bulung. Bulung adalah rujak rumput laut yang disajikan bersama parutan kelapa. Rasakan sensasi gurih yang menjadi ciri khas bali.

Setelah puas dengan jajanan rakyat di sekitar Pantai Kuta tenggorokan perlu dilancarkan dengan minuman. Biasanya para penjual minuman menyajikan es daluman yang dingin sekaligus berkhasiat untuk meredakan panas dalam karena berbahan baku cincau. Tidak perlu khawatir, kuliner Bali ini tidak menguras kantong anda terlalu dalam karena hanya seharga Rp. 3.000,- sampai Rp. 5.000,-

Kaya Rempah

Pesta kuliner di Bali belum tuntas sampai es daluman. Anda perlu mengeksplorasi lebih jauh lagi menu masakan utama masyarakat Bali yang dikenal dengan masakan yang kaya rempah-rempah. Hampir sebagian besar masyarakat Bali menggunakan kencur yang membuat masakan Bali dinilai sebagai masakan yang berani bumbu. Masakan khas Bali yang Bali yang sangat terkenal dan memiliki cita rasa khas dengan banyak kencur adalah ayam atau bebek betutu dan lawar.

Betutu adalah salah satu masakan Bali yang terbuat dari daging ayam atau bebek utuh yang berisi bumbu. Ayam atau bebek itu dipanggang dalam api sekam. Betutu ini dikenal di seluruh kabupaten di Bali. Menu makanan itu hampir sebagian besar menjadi menu andalan dari restoran-restoran maupun hotel- hotel yang ada di Bali. Namun, jika Anda ingin mencoba rasa ayam atau bebek betutu, ada baiknya Anda menghampiri Desa Melinggih yang merupakan satu dari sekian banyak produsen betutu di kabupaten Gianyar.

Betutu akan sangat banyak ditemukan pada upacara keagamaan ataupun upacara adat sebagai sajian. Saking nikmatnya betutu ini, tidak hanya warga Bali yang menikmatinya, wisatawan lokal dan mancanegara harus memesan terlebih dahulu karena proses pembuatan betutu yang mencapai 6-8 jam.

Adapun lawar klungah, yakni makanan yang terbuat dari campuran daging klungah atau batok kelapa muda dengan bumbu pelengkap Bali. Lawar klungah ini biasanya dihidangkan sebagai lauk pauk saat makan. Lawar klungah termasuk salah satu makanan yang direkomendasikan di Bali.

Satu lagi yang patut dicoba adalah satai Lilit. Jenis satai khas Bali ini menjadi salah satu menu yang ada dalam tradisi makan bersama warga Karangasem yang disebut megibung. Dengan bumbu dasar yang hampir sama, Sate Lilit ini paling lezat jika menggunakan bahan dasar ikan marlin yang digiling hingga lembut. Gumpalan adonan ikan dan bumbu dililitkan pada tusuk sate yang terbuat dari pelepah daun kelapa sehingga tercium aroma tersendiri.

Jangan lewatkan pula mencoba sambal matah (mentah) untuk menambah selera makan anda. Sambal itu terbuat dari irisan bawang, cabai, garam, dan kucuran minyak kelapa hangat. Ada beberapa tempat favorit untuk anda menyantap hidangan tersebut yaitu di kawasan Kuta, Legian, Ubud, Kerobokan, Canggu, dan Seminyak. (MI, Kamis, 31 Maret 2011)

11785 Total Views 21 Views Today

Ayo Berkomentar Dengan Akun Facebook:

comments

One Response

  1. cumilebay.com December 29, 2013

Leave a Reply