Basah-basahan di Pantai Drini Gunungkidul #PesonaLebaran

Pantai Drini Gunung KidulSalah satu agenda yang saya tunggu-tunggu saat libur Lebaran adalah berwisata ke tempat-tempat yang tidak jauh dari rumah di kampung halaman. Jalan-jalan santai bersama dengan rombongan keluarga besar kami tahun ini adalah ke Pantai Drini yang berada di wilayah Gunung Kidul Yogyakarta. Kami berangkat dalam iringan 5 mobil yang semuanya sarat penumpang. Sempat ada insiden 1 mobil nyasar dan kami menunggu selama 45 menitan sebelum mobil tersebut bergabung kembali dalam rombongan.

Harga tiket masuk ke Pantai Drini sebesar Rp. 10.000,- per orang. Harga tiket masuk ini bukan hanya untuk satu pantai saja sih, bisa untuk pantai-pantai lainnya sebanyak sekitar 10 pantai. Jadi yang mau menyusuri sekitar sepuluh pantai yang berada di sisi selatan GunungKidul, hanya perlu membayar satu kali tiket masuk saja, sudah bisa mendatangi semua pantainya.

Keluarga besar yang jalan-jalan ke Pantai Drini ini dari segala umur, mulai dari bayi sampai kakek-nenek, jadi nggak semuanya nyebur dan basah-basahan di pantai. Ada yang hanya duduk-duduk saja sambil mengawasi anaknya bermain di pantai, ada yang membeli berbagai macam hasil olahan seafood di pasar di dekat pantai, dan ada juga yang bersenang-senang karena memang sudah lama tidak berwisata bersama anggota keluarga lainnya.

Saya sendiri nggak ikutan basah-basahan sih. Cuma suami dan anak saja yang nyebur ke air. Sedangkan saya sibuk foto-foto, jadi seksi dokumentasi selama traveling bersama keluarga ini. Di Pantai Drini, kami beli sebuah ember kecil, dan dua buah serokan kecil untuk bermain pasir.

Selain itu, pengunjung Pantai Drini bisa bermain layang-layang yang dijajakan oleh penjual di sekitar parkiran. Anak-anak juga bisa dibelikan oleh-oleh kelomang, binatang yang dijual bersama dengan ‘rumahnya‘ yang berbentuk aneka mainan seperti rumah-rumahan, mobil-mobilan dan pesawat-pesawatan.

Pantai Drini adalah salah satu pantai ramah anak. Di pantai ini saya nggak begitu khawatir melepaskan anak bermain di pinggir pantai, karena di bagian pinggirnya berupa karang yang akan memecah ombak kencang yang datang menjadi sebuah ombak yang sangat kecil. Jadi tak ada ketakutan bahwa anak kita akan terseret ombak, asalkan bermain-main tak jauh dari pasir-pasir pantai.

Jika lapar, deretan warung yang menjajakan makanan kecil dan mie berderet tak jauh dari bibir pantai. Fasilitas untuk mandi dan berganti pakaian juga banyak pilihannya, dengan biaya yang murah, Rp. 3.000,- saja. Berlibur Lebaran ke Pantai Drini, jadi wisata yang menyenangkan buat keluarga kami tahun ini.

Kalau libur Lebaran keluarga teman-teman, jalan-jalan ke mana saja?

One Response

Leave a Reply