Benteng Kuto Besak

Benteng Kuto Besak, Benteng Buatan Anak Negeri

June 14th, 2012 dalam kategori Sumatera Selatan ditulis oleh 1 Comment | 2,051 kali dibaca |

Sungai Musi, ya, banyak keindahan yang bisa Anda lihat di Sumatera Selatan. Banyak wisata alam, wisata budaya, wisata sejarah. Sekarang dalam artikel ini, akan dibahas wisata sejarah berupa peninggalan benteng yang akhirnya dijadikan museum oleh pemerintah setempat.

Tepatnya benteng ini bernama Benteng Kuto Besak. Ada di kota Palembang. Dalam riwayat sejarah, benteng ini didirikan selama 17 tahun. Dari lamanya pengerjaan saja, benteng ini memiliki sejarah yang panjang. Setidaknya di abad 17 benteng ini merupakan benteng penting di masa pemerintahan saat itu.

Di zamannya benteng ini dibangun oleh sultan Mahmud Badaruddin pertama. Benteng ini dimaksudkan untuk mengganti pemerintahan Keraton Kuto Lamo Tua dikarenakan luasnya yang tidak begitu besar. Sehingga dibangunlah benteng ini. Khas dari benteng ini terdapat pintu masuk di 3 penjuru mata angin. Yaitu sisi pintu timur, barat, dan selatan. Di pintu-pintu benteng sisi tersebut terdapat bastion yang sama bentuknya sehingga pintu masuk lebih dikenal dengan lawang buritan.

Berbeda dari benteng lain yang anda kenal, benteng ini tidak diberi nama benteng seperti benteng lainnya yang memiliki ciri khas Eropa atau bangsa penjajah pada masa itu. Ya, karena benteng ini dibangun oleh pemerintah Sultan Mahmud Badaruddin, dibangun oleh tenaga dan pemerintah bangsa sendiri. Sehingga nama benteng pun diberikan bernuansa daerah Palembang.

Jika anda lebih masuk ke dalam dan menanyakan kepada pemandu wisata, Anda akan diceritakan kisah menarik tentang bagaimana benteng ini dulu dibangun. Sultan Badaruddin dulu menggunakan dua etnis berbeda untuk membangun satu benteng. Terjalinnya kerja sama ini antara etnis lokal dengan keturunan Tionghoa. Karena Sultan sendiri mempercayakan pengawasan konstruksi pada etnis Tionghoa dan pembangunan pada etnis lokal. Sehingga hingga kini keharmonisan antara kedua etnis tersebut masih terjaga di Palembang ini.

Benteng Kuto Besak berada di pusat Kota Palembang, Provinsi Sumatra Selatan, tepat terletak di sebelah utara Sungai Musi. Areal ini dibatasi dengan Sungai Sekanak yang terletak di sebelah barat, Sungai Tengkuruk yang terletak di sebelah timur, dan Sungai Kapuran di sebelah utara. Anda bisa menjangkau benteng ini dengan mudah. Ya, karena benteng ini terletak di pusat kota, anda bisa mengaksesnya dengan kendaraan umum, bis, bahkan trans Musi (seperti trans Jakarta).

Untuk masuk ke lokasi benteng, anda cukup menyediakan uang tiket masuk. Harga tiket masuk bisa mencapai Rp. 5.000, tergantung dari berapa orang yang masuk ke dalam benteng. Untuk Anda yang ingin lokasi menginap dekat dengan benteng, berikut bisa dijabarkan penginapan yang berlokasi dekat dengan Benteng Kuto Besak.

• Hotel Horison Palembang, berbintang empat.

• Aston Palembang Hotel and Conference Center, berbintang empat.

• Novotel Palembang Hotel & Residence, berbintang empat.

• Sandjaya, berbintang empat.

• The Aryaduta Hotel & Convention Center Palembang, berbintang empat.

Jika anda sudah mencapai bandara, setidaknya bagi anda yang jauh dari Palembang, anda bisa meminta informasi hotel ini kepada pihak bandara. Pemerintah setempat sendiri setidaknya pada bulan Maret 2012 lalu sudah merencanakan akan melakukan optimalisasi fungsi dan penataan yang lebih baik lagi bagi Benteng Kuto Besak ini. Pemerintah sudah membentuk tim untuk dapat membuat benteng ini menjadi cagar budaya yang lebih memberikan nilai sejarah benteng ini sendiri. Untuk itu, bagi anda yang berkunjung sekarang maka akan sangat banyak perubahan yang terjadi pada benteng Kuto Besak ini dari sebelumnya. Selamat menikmati liburan di Palembang ya. (him)

Ayo Berkomentar Dengan Akun Facebook:

comments

Leave a Reply