Berkeliling Pulau Kembang Banjarmasin Dalam Sehari

January 3rd, 2011 dalam kategori Kalimantan Selatan ditulis oleh 0 Comments | 1 kali dibaca |

Apa saja yang bisa kita temukan saat menjelajah Banjarmasin dalam satu hari kunjungan wisata jalan-jalan ke sana? Ada banyak pilihan yang bisa kita dapatkan. Salah satu yang paling utama adalah keindahan sungainya. Orang bilang belum ke Kalimantan Selatan jika belum jalan-jalan ke sungai Barito. Kalimantan Selatan, kota dengan sebutan Seribu Sungai, memiliki Barito yang melintas membelah kota, dan merupakan sungai terbesar yang memiliki pasar terapung diatasnya.

Pulau Kembang juga layak untuk Anda coba kunjungi. Sebenarnya tidak bisa disebut sebuah Pulau, karena bukan tertelak di laut. Pulau Kembang adalah sebuah daratan atau delta di tengah sungai Barito. Pulau Kembang – Banjarmasin, masuk ke dalam wilayah Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala, Propinsi Kalimantan Selatan. Mengapa disebut Pulau, karena luasnya yang lumayan besar dan di atasnya terdapat sebuah hutan wisata seluas lebih dari 50 hektar yang bisa Anda jadikan salah satu tujuan wisata.

Di Pulau Kembang, kita bisa menjumpai banyak monyet dan berbagai jenis burung. Salah satu monyet yang bisa kita temui di Pulau Kembang adalah Bekantan. Bekantan atau Nasalis larvatus, spesies monyet yang hanya bisa Anda temukan di Kalimantan Selatan. Agak susah menemuinya karena bekantan sangat pemalu. Hidung bekantan panjang, tidak seperti monyet lain pada umumnya.

Salah satu kekhasan Pulau Kembang adalah adanya kuil yang ada di dalam hutan wisata. Kuil ini bentuknya mirip dengan pendopo, dan digunakan sebagai tempat untuk berdoa bagi beberapa warga sekitar Banjarmasin. Memiliki dua buah arca di depan altar yang berbentuk Hanoman. Warga keturunan China berdoa di kuil, dan mempercayai bahwa memberi makan monyet akan mendatangkan berkah dan keberuntungan.

Ikhwal pemberian nama Pulau Kembang sendiri berasal dari kebiasaan warga setempat yang membawa bunga-bunga sebagai sesaji menuju Pulau ini. Cerita dari penjaga kuil menyebutkan bahwa pulau ini terbentuk dari sebuah kapal Inggris yang hancur dan bangkainya membentuk pulau.

Monyet-monyet yang jumlahnya ratusan di Pulau Kembang adalah monyet yang jinak, karena mereka terbiasa diberi makan oleh pengunjung yang datang berupa kacang. Kacang itu bisa dibeli di tempat wisata, dan banyak penjual yang menyediakannya.

Untuk mencapai Pulau Kembang, Anda bisa memakai perahu sekitar 10 menit dari pasar Terapung sungai Barito, Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Anda harus pandai menawar, karena harga sewa perahu dari kota mencapai dua ratus ribu rupiah. Harga masuk ke objek wisata Pulau Kembang sendiri cukup murah, hanya 2.500 per orangnya.

Leave a Reply