Daftar Objek Wisata Di Jambi [Bag 1]

Propinsi Jambi memiliki luas 81.725, 14 km persegi. Letaknya berbatasan dengan pegunungan Bukit Barisan di bagian barat dan kawasan pantai rawa-rawa di timur yang berhadapan dengan Selat Malaka. Propinsi ini terkenal dengan sebutan “Sepucuk Jambi Sembilan Lurah” ini memiliki kekayaan flora dan fauna yang mengesankan di wilayah Taman Nasional yang mengagumkan ini berada di wilayah Propinsi Jambi, selebihnya di wilayah Sumatera Barat.

Taman Nasional Kerinci

Anda dapat menjumpai kawasan taman Nasional seluas 1.5 juta hektar yang memiliki gunung tertinggi di Sumatera, yakni Gunung Kerinci (3.805 m), yang berada di 4 wilayah perbatasan antara Jambi, Sumatera Barat, Bengkulu, dan Sumatera Selatan. Sungai terpanjang di Sumatera adalah Sungai Batanghari berasal dari mata air Gunung Rasam (2.585) yang berada di wilayah Sumatera Barat dan mengalir sejauh 800 kilometer melalui pinggiran Kota Jambi.

Sungai Penuh

Kabupaten Kerinci dengan ibukotanya Sungai Penuh berada di dalam wilayah Propinsi Jambi, namun cara yang tercepat dan termudah untuk mencapai Sungai Penuh adalah melalui Padang, sekitar 8 jam sedangkan dari Ibukota Jambi perjalanan menuju Sungai Penuh membutuhkan waktu tempuh 12 jam.

Trekking Ke Puncak Kerinci

Pendakian ke puncak Gunung Kerinci dimulai dari Desa Kersik Tua yang berada di kawasan perkebunan teh seluas 60 kilometer persegi yang terletak sekitar 43 kilometer dari Sungai Penuh. Gunung Kerinci berada dalam kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat sehingga mereka yang ingin mendaki harus meminta ijin terlebih dahulu kepada pengelola Taman nasional di Sungai Penuh.

Pendakian ke Puncak Kerinci memerlukan waktu dua hari melalui medan yang cukup berat untuk itu diperlukan seorang pemandu yang bisa didapatkan di Sungaipenuh atau Kersik Tua. Karena medan yang berbahaya untuk mendaki gunung ini diharuskan menggunakan pemandu yang biasanya juga melakukan pengurusan ijin pendakian, juga jasa pengangkut barang atau porter dengan tarif Rp. 50.000,- per hari.

Danau Gunung Tujuh

Terletak di puncak Gunung Tujuh. Dulunya sebuah kawah gunung api yang berada pada ketinggian 1.950 meter dari permukaan laut, menjadikannya sebagai danau tertinggi di Asia Tenggara. Diperlukan waktu sekitar 3,5 jam mendaki hingga mencapai danau yang memiliki panorama indah ini. Pendakian dimulai dari Desa Palompek, 8 kilometer dari Desa Kersik Tua. Danau Gunung tujuh ini juga merupakan bagian dari Taman Nasional sehingga diperlukan ijin yang harus diurus di Palompek.

Danau Kerinci

Danau kecil ini terletak di kaki Gunung Raja (2.543 m), 20 kilometer di sebelah selatan Sungaipenuh. Danau dan kawasan hutan yang berada di sekitar danau merupakan rumah dari berbagai satwa burung. Di desa-desa di sekitar danau terdapat sejumlah batu berukir yang berasal dari manusia megalit yang hidup pada masa ribuan tahun yang lalu. Keberadaan batu berukir ini menunjukkan bahwa kawasan di sekitar Danau Kerinci ini dulunya merupakan daerah kehidupan manusia purba.

Batu Gong

Keberadaan batu berukir ini menunjukkan bahwa kawasan di sekitar danau Kerinci ini dulunya merupakan daerah kehidupan manusia purba. Di antara batu-batu berukir tersebut, Batu Gong adalah monumen batu yang paling terkenal yang berada di Desa Muak, 25 kilometer dari Sungaipenuh. Batu Gong ini diperkirakan diukir oleh manusia yang hidup di kawasan itu pada 2.000 tahun yang lalu. Selain itu, di kawasan sekitar Danau Kerinci pernah juga ditemukan alat tetabuhan (genderang) yang diperkirakan berasal dari zaman besi dan tembaga.

Gua Tiangko

Di dekat Desa Sengering dapat ditemukan sejumlah gua yang menjadi kediaman manusia purba ribuan tahun yang lalu. Salah satu gua yang populer adalah Gua Tiangko yang pernah dihuni oleh sekelompok manusia awal yang pernah diketahui hidup pada 9.000 tahun yang lalu. Gua ini memiliki stalaktit dan stalakmit. Sengering berada 9 kilometer dari Sungai Manau yang terletak di pinggir jalan raya menuju ke Bangko.

Sungai Batanghari

Berekplorasi di Sungai Batanghari yang memiliki lebar sekitar 300 meter dapat menjadi pilihan lain bagi Anda yang menyukai wisata di alam bebas. Dimulai dari Tanggo Rajo di Kota Jambi, Anda dapat berkeliling dengan menggunakan pompong sambil melihat warna warni aktifitas sepanjang sungai. Kesibukan pagi hari di Pasar Angso Duo yang terdapat di tepi sungai dapat jadi pemandangan yang tak bakal dilupakan. Lebih menarik lagi sambil jalan-jalan menikmati malam hari di tepi sungai, cahaya lampu perahu nelayan dan kerlap kerlip cahaya rumah penduduk di seberang sungai sangat indah. [bersambung]

5048 Total Views 3 Views Today

Ayo Berkomentar Dengan Akun Facebook:

comments

Leave a Reply