Danau Gunung Tujuh Jambi, Wisata Alam Yang Masih Lestari

Menikmati alam yang masih lestari belum rusak oleh aktivitas manusia adalah dambaan setiap orang. Sayangnya sudah sangat jarang wisata alam, apalagi danau yang bisa ditemukan dengan kealamiannya. Danau Gunung Tujuh yang terletak di Desa Pelompek, Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Dari namanya saja danau ini diapit oleh tujuh gunung sehingga merupakan danau yang berada cukup tinggi dari permukaan air laut se-Asia Tenggara.

Keindahan pemandangan alam yang membentang di sisi danau bisa dinikmati. Karena belum dikelola secara strategis, untuk menikmati seluruh sisi danau membutuhkan kerja sama dengan penduduk setempat. Udara yang sejuk di kaki gunung, dengan beragam perkebunan yang menghiasi, seperti kebun teh yang dikenal dengan teh kayuaro. Airnya masih segar disekitar danau, bahkan penduduk setempat menganjurkan minum air dari hulu karena memang masih segar dan bersih. Untuk mencapai danau ini memang dibutuhkan pendakian karena danau memang berada di sekeliling gunung. Cukup terjal namun tetap aman karena masyarakat di sekitar gunung bisa membantu anda untuk menjadi guide perjalanan yang ramah.

Layaknya wisata alam lainnya, di Danau Gunung Tujuh ini menyimpan banyak sekali cerita mitos. Kebenarannya tentu tidak perlu diambil pusing, bahkan ada cerita yang didengar seperti sebuah karangan belaka untuk menarik minat wisatawan. Karena keunikan dari geografis danau inilah yang membuat banyak cerita rakyat beredar. Seperti adanya naga yang mendiami danau ini, atau adanya manusia kerdil yang tubuhnya dipenuhi dengan bulu, atau penjaga danau yang memiliki pengikut harimau dan masih banyak cerita yang akan Anda dapati dari masyarakat sekitar. Menambah menarik perjalanan Anda.

Flora dan Fauna tidaklah kalah dengan cagar alam lainnya. Karena masih asli maka habitatnya pun dibiarkan seperti itu, namun tidak diketahui populasinya masih berapa banyak seperti adanya harimau sumatera, beruang madu, tapir dan berbagai macam jenis burung. Adanya khas tumbuhan seperti anggrek alam dan bunga kantong semar menambah keanggunan pemandangan wisata disekitar Danau Gunung Tujuh ini.

Untuk masalah penginapan, anda tidak perlu cemas karena memang disediakan homestay dirumah-rumah penduduk. Tenang saja karena kualitas homestay masyarakat sekitar danau telah dididik langsung oleh lembaga asosiasi perlindungan satwa dunia (WWF). Karena belum adanya hotel ini, atau jika anda mau anda bisa menginap di hotel di kota sebelumnya yaitu di kota Padang. Namun, saran yang lebih baik memang memesan homestay dirumah penduduk karena jaraknya yang jauh.

Akan dijabarkan maskapai penerbangan untuk bisa sampai ke Jambi dari Jakarta. Karena anda harus melewati Jambi untuk mengakses ke Sungai Penuh kemudian menuju ke Desa Pelompek terakhir tinggal berjalan kaki dari desa menuju lokasi danau ini.

1. Batavia Air, cukup keberangkatan dengan harga Rp 850.000 sampai Rp 950.000

2. Sriwijaya Air, dengan harga berkisar Rp 900.000 sampai Rp 950.000

3. Lion Air, dengan harga tiket Rp 950.000

Harga tiket diatas dapat berubah sewaktu-waktu, namun harga pasaran tiket pesawat menuju Jambi adalah seperti itu. Yang terpenting adalah, siapkan peralatan P3K yang cukup untuk kebutuhan anda. Karena cuaca dan suhu disekitar Danau Gunung Tujuh sangat dingin, persiapkan baju hangat juga. Akses jarak antara homestay yang tidak terlalu jauh memungkinkan anda menikmati makanan khas masyarakat seperti Gulai Ikan Patin, Padamaran, Dendeng Batokok, sembari menikmati keindahan alam Danau Gunung Tujuh. (him)

 

5654 Total Views 3 Views Today

Ayo Berkomentar Dengan Akun Facebook:

comments

One Response

  1. Dwi Pratiwi Wulandari November 21, 2012

Leave a Reply