Danau Tolire di Kaki Gunung Gamalama, Maluku Utara

Jika saat ini sedang berencana jalan-jalan ke Maluku Utara, Anda harus memasukkan Danau Tolire ke dalam itinerary Anda. Tidak lengkap rasanya jika tidak menyinggahi danau indah di kaki Gunung Gamalama ini. Danau Tolire terbagi menjadi dua bagian yaitu Danau Tolire Besar dan Danau Tolire Kecil. Selain memiliki bentuk yang indah dan unik, kedua danau ini menyimpan legenda yang menarik untuk disimak.

Danau Tolire Besar yang memiliki luas sekitar 5 hektare adalah danau yang bentuknya menyerupai sebuah loyang raksasa. Meskipun sampai saat ini belum diketahui kedalaman danau yang sebenarnya, penduduk setempat mempercayai bahwa Danau Tolire Besar ini sangat dalam sekali, bahkan konon kedalamannya berhubungan langsung dengan lautan luas.

Terdapat banyak sekali jenis ikan air tawar yang hidup di Danau Tolire Besar ini. Meskipun begitu, tidak ada satu pun penduduk di sekitarnya berani menangkap ikan di danau itu. Bahkan, mereka juga tidak berani mandi di danau yang berwarna cokelat kekuning-kuningan itu. menurut cerita turun-temurun, Danau Tolire Besar dihuni oleh buaya siluman.

Cerita unik lainnya, konon jika Anda melemparkan sesuatu ke danau maka barang itu tidak akan menyentuh dasar danau. Menurut cerita turun-temurun, ketika bangsa Portugis menjajah Ternate, masyarakat Ternate membuang harta berharga ke Danau Tolire Besar agar tidak dirampas oleh penjajah. Masyarakat setempat percaya bahwa di dasar danau itu terdapat banyak harta karun dari Kerajaan Ternate di masa lalu.

Cerita rakyat lainnya mengisahkan bahwa kedua danau ini terbentuk dari kampung yang dikutuk sang penguasa alam karena ada seorang ayah di kampung ini yang menghamili anaknya sendiri. Ketika ayah tersebut kabur dari kampungnya, tiba-tiba tanah kampung tenggelam dan berubah menjadi danau. Danau Tolire Besar dipercaya menjadi kuburan sang ayah dan Danau Tolire menjadi kuburan sang anak.

Penasaran dengan legenda Danau Tolire ini? Dari pusat kota Ternate, Anda hanya perlu melakukan perjalanan darat sejauh 10 kilometer. Anda bisa memilih naik motor dengan tarif Rp. 10.000,- per jam atau mengendarai mobil dengan tarif Rp. 250.000,-. Selain itu, Anda juga bisa mengunjungi tempat wisata lainnya seperti panorama puncak Gunung Gamalama, benteng Portugis, makam Sultan Ternate, makam Sultan Babullah, dan pantai Sulamadaha. [G]

5541 Total Views 3 Views Today

Ayo Berkomentar Dengan Akun Facebook:

comments

Leave a Reply