Dari Pasport Hingga Urusan Komunikasi Saat Jalan Jalan Ke Luar Negeri

Apa saja yang perlu dipersiapkan jika kita hendak jalan-jalan ke luar negeri? Tidak sama tentunya jika kita hanya mau pelesiran ke luar kota. Selama masih di Indonesia, rasanya mudah saja jika masih ada kekurangan ini itu dalam menyiapkan kebutuhan perjalanan kita. Namun jika bicara mau ke luar negeri, tentu persiapannya menjadi ekstra.

Mau ikut tour and travel, atau menyusun itinerary sendiri?

Ini yang dari awal sudah harus dipikirkan. Apakah mau mengikuti tour and travel, di mana semua jadwal dan akomodasi sudah diatur dan kita tinggal mengikutinya saja, atau harus menyusun sendiri tujuan wisata yang akan kita datangi. Ini sih tergantung dari budget yang teman-teman miliki. Jika memang budget terbatas, ada baiknya untuk menyusun itinerary sendiri, dan menyesuaikan trnsportasi serta akomodasi dengan mengurangi sedikit kenyamanan.

Pastikan pasport masih berlaku, dan urus visa jika diperlukan.

Ke luar negeri, alat yang paling vital tentunya adalah pasport. Biasanya imigrasi menghendaki masa berlaku pasport masih ada sekitar 6 bulan lamanya jika hendak travelling. Selain itu, tentunya harus mengurus ijin tinggal atau visa untuk negara-negara yang belum bebas visa dengan Indonesia.

Cari sebanyak mungkin informasi tentang negara yang akan dikunjungi.

Semakin hari semakin mudah saja menemukan informasi tentang suatu tempat, apalagi objek wisata yang sudah terkenal. Telusuri saja tulisan dan catatan perjalan teman-teman sebelumnya yang ada di internet. Semakin banyak informasi, akan semakin bagus agar kita mengenal terlebih dahulu sebelum akhirnya datang sendiri ke sana. Jangan lupa, untuk membuat catatan singkat tentang alat transportasi dan penginapan jika dibutuhkan. Lebih baik lagi jika sudah dibooking sejak dari Indonesia.

Komunikasi dan gadget, ini dua hal penting.

Apa jadinya jalan-jalan Anda tanpa alat dokumentasi dan komunikasi? Peralatan elektronik sekarang ini menjadi salah satu yang paling utama dalam jalan-jalan selain uang atau kartu kredit. Hand phone, kamera dan laptop adalah tiga yang terpenting. Jangan lupa untuk mempelajari sistem listrik di negara tujuan. Seperti Singapore, misalnya di mana colokannya adalah yang berkaki tiga. Bawa dan sesuaikan dengan kebutuhan agar semua alat bisa berfungsi normal nantinya. Meski di hotel biasanya juga disediakan colokan berkaki dua, tak ada salahnya berjaga-jaga.

Untuk komunikasi, pastikan operator hand phone Anda memiliki fasilitas international roaming. Nggak lucu dong, sudah jauh-jauh ke luar negeri, ternyata nggak bisa dihubungi dan nggak bisa online ke internet gara-gara nggak nyala hand phone-nya. Pengalaman saya, XL adalah operator yang paling bagus dibawa jalan-jalan ke luar negeri. Selama saya di Hongkong tiga hari menjelajahi Disneyland dan ke Singapore menjelajah Universal Studio, sinyal XL oke banget. Waktu itu saya masih memakai layanan XL Free BB Roaming, yang hanya Rp. 50.000,- per hari untuk kartu pra bayar saya.

1 Tarif di Semua Negara XL

Kalau sekarang lebih enak lagi, karena ternyata XL ada program 1 Tarif di Semua Negara. Keren! Ini menguntungkan banget buat yang lagi nyiapin itinerary buat jalan-jalan ke luar negeri, karena nggak perlu ribet ganti simcard dan daftar-daftar segala. Tinggal bawa handphone ke luar negeri, trus sampai negara tujuan ganti ke operator lokal yang kerjasama dengan XL, dan dipakai komunikasi dengan 1 Tarif di Semua Negara, Rp. 3.500,- per menit (baik menelepon ataupun ditelepon), dan Rp. 3.500,- per SMS. Beneran brilian nih XL, soalnya baru pertama di Indonesia ada program ginian.

Hitung kebutuhan uang, jangan sampai nggak bisa pulang ya!

Menyusun itinerary dengan sedetail-detailnya, kalau perlu sampai makan, bayar tips dan lainnya, itu berguna supaya kita bisa tahu berapa banyak uang yang kita perlukan untuk jalan-jalan. Jangan sampai kehabisan uang dan nggak bisa pulang. Kartu kredit memang lebih aman digunakan, karena kita nggak perlu bawa banyak uang cash. Uang cash yang kita bawa selama perjalanan pun juga membuat jalan-jalan sering tidak aman, karena kita belum mengenal secara detail lokasi yang akan dikunjungi. Dan untuk menghemat, tukarkan uang kita dengan mata uang negara tujuan di Indonesia, di money changer. Hindari menukar di sekitar lokasi wisata atau bandara, karena jatuhnya kurs lebih mahal.

Udah dulu ya, nanti kalau ada tips lainnya bakalan di share di sini. Selamat jalan-jalan!

7968 Total Views 3 Views Today

Ayo Berkomentar Dengan Akun Facebook:

comments

2 Comments

  1. nona December 28, 2011
  2. A Abdullah January 4, 2012

Leave a Reply