Ikan Asin Pantai Panjang Bengkulu

Ikan Asin Pantai Panjang

Sebagai penggemar ikan asin, kalau ke laut itu saya sebenarnya paling suka kalau tempat pelelangan ikannya nggak jauh-jauh amat dari pantai tempat lokasi wisatanya. Seperti di Pangandaran itu, lhoh.. Kayak one stop services. Bisa lihat pantai yang indah, melipir sedikit sudah ada deretan rumah makan berbagai olahan sea food, dan kalau tertarik, juga bisa mengunjungi tempat pelelangan ikan.

Saat di Pantai Panjang Bengkulu kemarin, saya tidak melihat adanya tempat pelelangan ikan, tetapi sempat mendapati rumah seorang nelayan yang sedang menjemur ikan asin dan menjual hasilnya yang sudah kering. Lidah saya langsung berliur, membayangkan ikan asin jambal roti cabe hijau yang biasa dimasak oleh orang tua di rumah.

Ikan Asin Pantai Panjang (2)

Tetapi berhubung ini adalah hari pertama dari 8 (delapan) hari waktu yang akan saya habiskan di Bengkulu, saya jadi bimbang antara membeli ikan asin ini atau tidak. Akhirnya batal deh, karena malas “sekamar” dengan ikan asin ini selama 8 hari berturut-turut. Nanti kalau baunya jadi semerbak ke seluruh penjuru kamar, gimana?

Oiya, ngomongin ikan asin ini tentu nggak bisa lepas dari nelayan ya. Selalu ada saja cerita getir kalau bicara nelayan. Dengan modal tinggi yang mereka butuhkan untuk melaut, seperti harga bahan bakar minyak dan jaring, hasil yang didapatpun makin sedikit dan harga jual ikan hasil tangkapanpun murah. Yaaah, namanya juga menggantungkan perut sepenuhnya dari hasil alam, kalau tidak bijak, lama-lama yang ada di alampun akan habis…

8907 Total Views 3 Views Today

Ayo Berkomentar Dengan Akun Facebook:

comments

One Response

  1. Ejawantah Wisata September 30, 2013

Leave a Reply