Jalan-Jalan Impian Ke Habitat Asli Komodo Dragon

Selain website Wonderful Indonesia, ratjoen yang sangat ampuh itu adalah tayangan youtube milik Kemenparekraf. Lihatlah yang satu ini:

Saya lantas teringat tentang Komodo Trip yang dilakukan oleh adik saya bersama 8 orang sahabatnya. Mereka menjelajahi satu-satunya tanah yang masih menyisakan naga sampai saat ini, Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur.

Adik saya ‘mingin-mingini‘ dengan menceriterakan secara detail bagaimana dia dan kawan-kawan traveling selama 6 hari 5 malam di bumi Komodo.

Menumpang GA 414 di Jumat malam, pesawat membawa mereka terbang dari Jakarta menuju Denpasar. Penerbangan lanjutan menuju Labuhan Bajo keesokan hari mengharuskan mereka menginap satu malam di depan toilet bandara untuk menghemat budget. Ransel yang berat dan biaya yang terbatas tidak mengurangi kegembiraan karena semua dilakukan bersama sahabat terbaik.

Land of The Dragon (23)

Tepat pukul 08.30 wita, pesawat menuju Labuhan Bajo berangkat dan tiba 55 menit kemudian. Hostel Matahari di Labuhan Bajo dengan tarif seratus ribu per kamar per malam menjadi pilihan. Kamar tersebut bisa digunakan oleh dua orang, sehingga yang perlu dibayar hanyalah limapuluh ribu rupiah per malam. Lokasinya dekat dengan pelabuhan, hanya sekitar 1 kilometer saja .

Land of The Dragon (30)

Traveling kali ini juga merupakan pengalaman adik saya pertama kali merasakan Live On Board (LOB). Tinggal satu malam di atas kapal dengan tarif limaratus ribu rupiah per orang. Kapal ini disewa untuk mengantarkan ke Pulau Rinca, Pink Beach, Teluk Kalong, Pulau Komodo, Manta Point, Pulau Sebayur Kecil dan balik lagi ke Labuhan Bajo, dengan fasilitas makan empat kali, snack dua kali, teh dan kopi Flores sepuasnya. Sedaaappp!

Land of The Dragon (26)

Gua Batu Cermin dan air terjun Cunca Rami menjadi tujuan pertama traveling ke tanah Komodo dragon ini. Dari penginapan menggunakan angkutan umum dengan sistem carter seharga limapuluh ribu rupiah pulang pergi. Rombongan ditemani oleh seorang guide. Dinamai Gua Batu Cermin karena di tengah gua terdapat lubang-lubang yang dapat dimasuki air ketika hujan. Pantulan sinar matahari di atas batu di dalam gua membuat airnya bening layaknya cermin.

Land of The Dragon (10)

Sore harinya, rombongan melipir ke Pede Beach. Selain di Pede Beach, juga sempat menikmati senja di La Prima Hotel bermodalkan membeli secangkir minuman. Foto-foto narsis pun dilakukan, dan segera balik ke penginapan karena esok hari akan Live On Board [LOB] ke Pulau Rinca.

Land of The Dragon (29)

Pelabuhan Labuhan Bajo ini dipenuhi dengan kapal-kapal yang biasa membawa wisatawan jalan-jalan menuju pulau rumah Komodo, Pulau Rinca. Jika dilakukan pulang pergi dalam satu hari, akan membuang waktu percuma, makanya, supaya puas paling tidak ya harus Live On Board minimal selama 1 malam. Lagipula, harga sewa kapalnya pulang pergi adalah 5 juta rupiah per hari. Alamakjang! *hayah, nulis Komodo pakai logat Toba*

Land of The Dragon (41)

Akhirnya diputuskan untuk LOB saja. Dengan kapal kayu yang terdiri dari dua dek, atas dan bawah, mempunyai satu kamar, satu toilet duduk, dan dapur, Live On Board tentunya akan sangat menyenangkan. Pulau Rinca dapat ditempuh selama kurang lebih dua jam dari Labuhan Bajo. Pulau Rinca ini adalah salah satu ‘rumah’ Komodo. Trekking selama 2 jam nih ngubek-ngubek Pulau Rinca buat nyari Komodo.

Land of The Dragon (34)

Land of The Dragon (48)

Tujuan selanjutnya adalah Pink Beach, dengan jarak tempuh kurang lebih satu jam dari Pulau Rinca. Setelah ketemu Komodo Dragon, giliran ketemu Nemo kali ini saat snorkeling. Pasirnya pink, alam bawah lautnya sungguh indah, kopi Floresnya nikmat sangat, kurang apa coba Nusa Tenggara Timur ini? 😳

Land of The Dragon (3)

Land of The Dragon (9)

Hampir sunset, kapal baru bergerak menuju Teluk Kalong untuk bersandar. Tidur di dek kapal bagian atas, memandangi langit cerah dengan taburan ribuan bintang, lalu nikmat apa lagi yang kau dustakan? 😉

Land of The Dragon (15)

Bangun-bangun badan sudah segar kembali, meskipun bekas trekking seharian kemarin di Pulau Rinca masih sedikit bersisa di betis, eheheheh…

Land of The Dragon (50)

Sambil menikmati sarapan, kapal mulai bergerak menuju tujuan selanjutnya, Pulau Komodo! Sekitar 30 menit berlayar, sudah sampai. Rombongan memilih untuk long trek selama 3 jam berkeliling Pulau Komodo. Ada juga sih pilihan short trek, medium trek ataupun adventure trek. Trekking di Pulau Komodo lebih mudah daripada di Pulau Rinca, karena jalurnya sudah ‘dibuka‘.

Pulau Komodo (9)

Land of The Dragon (49)

Dan ‘naga‘ yang bisa ditemukan di Pulau Komodo emang lebih banyak, lebih gede-gede. Ranger Pulau Komodo ini juga asyik deh, bisa minta Komodo mengangkat kepala dan mendekat kamera untuk difoto, hahahaha…

Pulau Komodo (18)

Puas lihat Komodo, tujuan selanjutnya adalah Manta Point. Bisa snorkeling sambil lihat manta? Video dokumentasi adik saya bersama manta bikin ngiler deh! :mrgreen:

Pulau Komodo (19)

Destinasi selanjutnya, lagi-lagi adalah spot snorkeling yang sangat indah: Pulau Sebayur Kecil. Amazed banget karena bisa lihat ikan warna warni, koral, dan juga bintang laut. Dan hiks, karena waktunya habis, kapal harus balik lagi ke Labuhan Bajo.

Traveling ke Labuhan Bajo itu sebenarnya masih banyak banget spot indah yang bisa didatengi, kata adik saya, tetapi ya harus disesuaikan dengan situasi. Seperti niat awal hendak ke Pulau Padar, terpaksa harus dibatalkan karena ombak yang terlalu besar buat kapal LOB.

Pulau Komodo

Hari selanjutnya, tim Komodo Trip ini menghabiskan waktunya mengujungi Pulau Sabolo yang pantainya indah banget dan pasirnya juga agak pink, juga ke Pulau Kanawa sambil jajan-jajan cantik, bisa lihat elang dan menikmati keindahan pantai. Island hopping ke Pulau Bidadari ketemu dengan penduduk lokal. Dan tentunya juga merasakan kuliner lokal.

Total budget yang dikeluarin adalah Rp. 4.003.500,- untuk 6 hari 5 malam. Udah semuanya, sampai jajan-jajannya segala dihitung detail. Muraahhhnyaaa!

Pulau Komodo

Adik saya ini kerenpun kalo urusan bikin itinerary jalan-jalan dan ngajakin temen-temennya. Sampai-sampai saya juga sudah termakan rayuan mautnya (sudah transfer 3,5 juta malah) buat jalan-jalan ke Tanjung Puting tanggal 2-5 November 2013 ini.

Video Indonesia.Travel dan cerita adik saya itu memanglah ratjoen yang amat kejam. Bikin mimpi-mimpi traveling ke Pulau Komodo. *buang dompet kosong* *minta tim indonesia.travel ngajak traveling gratis* #KemudianDigigitKomodo #teuteup

Semua foto di tulisan ini dokumen pribadi.

9979 Total Views 18 Views Today

Ayo Berkomentar Dengan Akun Facebook:

comments

One Response

  1. Fahmi (catperku.info) October 29, 2013

Leave a Reply