Jubung, Oleh-Oleh Maknyus Dari Gresik

Meski saya sendiri tak suka membeli berbagai macam oleh-oleh sepulang jalan-jalan dari mana saja, ternyata masih ada yang baik hati berbagi makanan sepulang berwisata ke Gresik. Sepupu saya mampir ke rumah, membawa sekotak makanan dengan nama “Jubung”. Pas saya buka, sebenarnya saya tak begitu tertarik, karena warnanya yang hitam. Memang sih, taburan wijen di atasnya membuat tampilannya sedikit menggoda, tapi ya tetap saja hitam.

Jubung Gresik

Ternyata, saya tertipu dengan penampilannya. Rasanya: MAKNYUS! Ini makanan terbuat dari ketan hitam yang dibungkus dengan jubung, atau daun pohon pinang. Pengen rasanya makanan ini nggak habis-habis. Mau beli sendiri, di Jakarta kan nggak ada. Kalaupun ada, saya mau deh, beli banyak.. 😆

Saya langsung cari lebih lengkap informasi tentang makanan khas dari daerah Gresik ini. Dibuatnya dari campuran ketan hitam, ketan putih, santan kelapa dan gula. Nggak jauh beda dengan komposisi bahan untuk membuat jenang. Owh, ada satu yang agak beda: telur ayam. Saya nggak bisa membayangkan gimana prosesnya, yang pasti lama mengolahnya. 🙂

Jubung Gresik

Kemasan jubung ini juga lain dari pada makanan tradisional yang biasa saya temui. Pembungkusnya adalah daun lontar yang dijahit membentuk sebuah cup atau gelas kecil. Emang sih, karena makanan ini lengket mirip jenang, ya jadinya tentu ada sisa yang menempel di tempatnya ketika dimakan. Nggak rela aja sih jadinya, kalau bisa dibersihin sampai bersih kan jadi bisa makan lebih banyak lagi, hehe..

Lihat deh, itu di bungkusnya, cuma ada 14 biji satu kardusnya. Nggak sampai setengah jam udah pindah semua masuk ke dalam perut. Hiks, pengen Jubung lagiiii

11122 Total Views 3 Views Today

Ayo Berkomentar Dengan Akun Facebook:

comments

Leave a Reply