Kebun Raya Di Bali

Kebun Raya Di Pulau Dewata ini lebih besar daripada Kebun Raya Bogor. Satu-satunya kebun raya yang dibangun oleh Putra Bangsa.

Bosan dengan suasana pantai saat mengunjungi Bali? Coba langkahkan kaki anda ke Kabupaten Tabanan, tepatnya di Desa Candi Kuning, Baturiti, sekitar 70 km utara Denpasar. Di sana ada Kebun Raya Eka Karya Bali yang memiliki lebih dari 2.100 jenis tumbuhan berbeda, yang ditanam serta ditata secara apik dan tematik. “Kebun Raya Bali mengkhususkan diri pada koleksi tanaman dataran tinggi dari kawasan Indonesia Timur, seperti Maluku, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi dan Papua,” kata dokter Bayu Adjie, Kepala Riset Kebun Raya Bali.

Meski terhitung sebagai Kebun Raya paling muda, usianya tahun ini 51 tahun, Kebun Raya Bali merupakan yang terluas areanya seluas 157,5 hektar. Dibandingkan tiga kebun raya lain di Indonesia, Kebun Raya Bogor, Kebun Raya Cibodas dan Kebun Raya Purwodadi di Jawa Timur, tentu Kebun Raya Bali paling luas.
Kebun Raya Bali juga termasuk unik karena merupakan ‘simbiosis’ situs purba, kearifan lokal, arsitektur dan sastra. “Di Kebun Raya Bali, kami ingin menunjukkan bahwa konservasi dan budaya bisa berjalan beriringan secara harmonis,” ucap Bayu.

Memasuki gerbang utama kebun raya, kita disambut oleh candi bentar (terbelah), sebagaimana bangunan pura di Pulau Dewata. Boulevard Ramayana, jalan utama dari pintu gerbang utama menuju kantor administrasi Kebun Raya Bali, menampilkan pemandangan eksotis dan wacana sastra lama. Ada deretan sembilan patung, sekuel dari epos Ramayana yang amat populer di Indonesia. Yakni, patung Rama dan Sinta, Rama memanah kijang,, Shinta diculik Rahwana, Jatayu melawan Rahwana, Jatayu gugur, Anoman Duta, Pertempuran Rahwana, Rahwana Gugur dan Shinta Obong. Sementara di kiri dan kanan patung-patung tadi, terdapat deretan bunga kana merah darah.

Selain itu, ada dua pura, yaitu Pura Batumeringgit dan Terataibang di sisi barat daya kompleks. Di bagian belakang pura Batumeringgit, kita bisa mengagumi aneka patung yang disucikan, sementara di sisi kiri terdapat bangunan konco atau kelenteng Buddha. Pura Terataibang, yang terletak di bawah sebuah lereng di tengah hutan, menjadi sumber keluarnya belerang. Secara rutin, pada hari keagamaan, aktivitas persembayangan dilaksanakan di kedua pura itu.

Pemandangan khas tersaji ketika kita masuk ke tengah hutan, sekitar 300 meter dari jalan aspal. Patung singa besar dalam posisi mendekam. Lumut menyelimuti seluruh bagian patung, yang dikeramatkan oleh warga sekitar maupun pengelola kebun raya. Menurut cerita tutur, patung singa besar itu dibuat oleh pengelana dari India di masa silam.

Ada sensasi yang berbeda jika Anda berkunjung ke Kebun Raya Bali pada musim kemarau dan saat hujan rintik-rintik, apalagi hujan deras. Pada saat hujan, Kebun Raya itu akan memancarkan aura senyap, dan kabut turun sampai ke batang-batang pohon. Hal itu tidak mengherankan karena kebun raya Bali terletak di ketinggian antara 1.250 dan 1.450 meter di atas permukaan laut. Udaranyapun dingin, berkisar antara 18 dan 20 derajat Celcius, bahkan pada malam hari jika hujan deras, suhu bisa turun sampai 8 derajat Celcius.

Sementara bila berkunjung pada saat kemarau, sudah barang tentu suhu lebih panas. Namun anda dapat menikmati kerindangan pepohonan dan tanaman secara lebih detail karena minus kabut.

Untuk berkeliling ke semua sudut kebun raya yang luas, sudah dibangun trek yang nyaman, baik untuk dijelajahi dengan berjalan kaki maupun menggunakan mobil. Jika anda berniat menginap, ada guest house Etno Botani, berupa bungalow berarsitektur Bali, dan guest house VIP dengan 14 kamar. Kedua rumah peristirahatan itu juga sering dijadikan ajang workshop kesenian dan kerohanian oleh masyarakat umum.

Semula Kebun Raya Bali dengan ciri khas koleksi tanaman dataran tinggi kering atau lembab, didirikan dengan tujuan untuk mengoleksi tumbuhan berdaun jarum (gymnospermae), salah satunya jenis cemara dari seluruh dunia. Namun kemudian, berkembang menjadi kawasan konservasi eks-situ tumbuhan pegunungan tropika kawasan timur Indonesia. Sejumlah koleksi khusus di Kebun Raya yang dikelola oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia itu, yaitu anggrek, kaktus, tumbuhan paku, tumbuhan air, tumbuhan obat, tumbuhan upacara adat, mawar, serta begonia.

7201 Total Views 9 Views Today

Ayo Berkomentar Dengan Akun Facebook:

comments

Leave a Reply