Keliling Berastagi Naik Kuda Wisata

Saya jadi ingat beberapa tahun yang lalu, saat jalan-jalan ke Air Terjun Grojogan Sewu Tawangmangu. Di sana, saya juga naik kuda. Bedanya di Tawangmangu naik kuda adalah alternatif untuk mencegah rasa capek setelah naik turun tangga menuju air terjun. Sedangkan di Berastagi, kita naik kuda untuk berkeliling kota.

Kuda Berastagi

Seperti yang ada di gambar di atas, tarif naik kuda wisata untuk keliling kota adalah Rp. 30.000,- Entah yang dimaksud dengan keliling kota ini apa, nggak mungkin kan, beneran keliling kota? Karena papan ini ada di tikungan Pasar Buah dan Bunga Berastagi, sebagai tempat mangkalnya para pemilik kuda, maka keliling kota di sini mungkin bisa jadi berputar di sekitar pasar. Karena di sekitar pasar terdapat tugu perjuangan dan juga Museum Pusaka Karo.

Buat yang menginap selama di Tanah Karo menggunakan Hotel Sibayak yang ada di Jalan Medan Berastagi, maka tarif yang dikenakan adalah Rp. 50.000,- Mahal juga ya, buat naik kuda wisata kita harus merogoh uang sampai segitu. 😳 Dan jika ingin keliling-keliling dengan tujuan tertentu, tidak sesuai dengan rute yang ada, maka teman-teman bisa memakai jasanya dengan hitungan per jam. Yang penting, pinter-pinter nawar aja. 😀

Kalau mau enak, justru pas jalan-jalan ke Berastagi ini ada anak kecil, karena kita jadi punya alasan naik kuda: nemenin. Naik kuda wisata di Berastagi dijamin nggak panas deh, udaranya sejuk karena ini daerah pegunungan. Kalau angin bertiup, malah seger-seger dingin gitu.. Mau nyoba? Jalan-jalan ke Berastagi dulu yuk!

7576 Total Views 3 Views Today

Ayo Berkomentar Dengan Akun Facebook:

comments

Leave a Reply