Kuliner Seru di Bali Yang Sayang Dilewatkan

Nasi Campur Warung Made

Nasi Campur Warung Made

Ini jenis masakan yang pake semboyan: makin rame makin seru. Lauknya macem-macem banget ditumpuk jadi satu sampai menutupi nasinya yang memang cuma sedikit itu. Kayaknya ada lebih dari 10 macem jenis lauk deh. Porsi masing-masing lauknya memang nggak besar, tapi kalau semuanya ditaroh dalam 1 piring, ya banyak juga jadinya. Saya sendiri kenyang banget makan nasi campur khas Bali ini. Jadi nggak nyobain yang lainnya karena sudah kenyang.

Ada apa saja di dalam nasi campur khas Bali di Warung Made ini? Ada tempe goreng kering, tahu putih dimasak mirip opor dengan kuah santen kental, ada sayur kacang panjang, sayur terong, sayur daun yang bercita rasa agak pahit yang saya nggak tahu namanya, beberapa macam sambel, serundeng, ikan tuna, daging sapi, dan masih ada lainnya. Banyak, kan?

Harga satu porsi nasi campur Warung Made ini Rp. 70.000,-(++) lumayan juga ya. Tapi sebanding lah sama pengalaman yang didapatkan dari merasakan kuliner yang otentik di Bali.

Sop Mak Bang Sanur

Sop Ikan Mak Beng Sanur

Ikan Cakal yang barusaja mendarat dari perahu nelayan di Pantai Sanur, diolah menjadi masakan sop yang segar dan ikan goreng yang nikmat? Harus dicoba pokoknya kalau sedang ke Bali. Warung Sop Ikan Mak Beng ini begitu terkenal, dan banyak sekali selebriti yang sudah pernah makan di sini. Tidak ada pilihan menu di warung ini, karena begitu kita masuk, yang ditanyakan oleh pramuniaga adalah berapa porsi yang akan kita pesan.

Satu porsi sudah pasti terdiri dari seperti yang ada di gambar di atas: satu nasi, satu mangkuk sop ikan, dan satu cawan ikan goreng lengkap dengan sambalnya yang sangat pedas dan sepotong jeruk nipis. Harganya cukup Rp. 38.000,- saja sudah ditambah dengan segelas es teh manis yang segar. Gimana? Mau coba?

Bebek Tepi Sawah Ubud

Bebek Tepi Sawah Ubud

Aaahh, bebek kan di Jakarta juga banyak! Begitu mungkin kawan-kawan bilang. Tetapi tentu bedalah suasananya dengan kalau kita makan di Bali. Apalagi, ini Ubud gitu loh.

Di Ubud, kita bisa bener-bener makan bebek di tepi sawah. Sesuai banget sama namanya, Bebek Tepi Sawah. Harganya memang sedikit pricey sih, makan berenam, habisnya lebih dari IDR 1 mio. Padahal ya cuma bebek goreng, plus minumnya es kelapa muda yang seger. *glek, mendadak kangen makan bebek*

Seafood Jimbaran Bali

Seafood Jimbaran Bali

Siapa yang nggak kenal dengan deretan tempat makan di Jimbaran yang beberapa tahun lalu pernah diluluhlantakkan oleh bom?

Tempat itu selalu penuh dengan orang yang makan malam sambil menikmati indahnya pantai di malam hari.

Saya pikir, soal rasa mungkin boleh sama saja dengan seafood-seafood di tempat lain. Yang bikin beda adalah atmosfirnya. Makan di pinggir pantai langsung. Di atas pasir dan ditemani oleh deburan ombak. Perfect. Lihat saja di foto, di belakang meja kami sampai jarak pandang hilang, semua meja penuh pengunjung.

Harga wisata kuliner malam itu mencapai IDR 1,5 mio untuk 6 orang.

Massimo Gelato Sanur

Bonus: Massimo Gelato

Kalau yang ini, semua pasti suka deh! Eskriiimmm. *sluuurrpp* Satu cup kecilnya hanyalah dua puluh ribu saja, boleh pilih 2 rasa! Wuih, mantapnya!

Jadi, kalau teman-teman traveling ke Bali, bakalan nyobain wisata kuliner yang mana nih?

3 Comments

  1. lala September 23, 2015
  2. surga indonesia October 7, 2015
  3. Lombok Wander September 26, 2016

Leave a Reply