Masjid Dian Al Mahri, Masjid Kubah Emas Di Depok

Masjid Dian Al Mahdi Depok

Banyak alternatif tempat wisata yang bisa kita datangi, tidak hanya pantai dan Mall saja. Bahkan, sebuah Masjid pun bisa kita jadikan sebagai tempat tujuan wisata. Selain murah, biasanya bangunan Masjid ada di tengah kota, sehingga memudahkan transportasi menuju ke sana. Salah satu Masjid yang terkenal di Jabodetabek adalah Masjid Dian Al Mahri, atau yang dikenal dengan Masjid Kubah Emas.

Lokasinya ada di jalan Meruyung, Kecamatan Limo, Kota Depok. Didirikan oleh Ibu Hj. Dian Al Rasyid di atas tanah seluas 50 hektar. Luas Masjid Kubah Emas ini sekitar 8.000 meter persegi, dan mampu menampung 15 ribu jamaah sekaligus. Masjid ini diyakini sebagai masjid termegah di Asia Tenggara.

Pada saat akhir pekan, pengunjung Masjid Dian Al Mahri bisa mencapai 20.000 hingga 30.000 orang. Pada hari biasa sekitar 10.000 saja yang datang ke Masjid Dian Al Mahri. Selain bangunan Masjid, nantinya lokasi ini dimaksudkan untuk pesantren, pengembangan kebudayaan Islam, Taman Kanak Kanak, Universitas, dan Pusat Syiar Islam.

Jumlah kubah yang dimiliki oleh Masjid Dian Al Mahri ada 5 buah dan hal tersebut menunjukkan rukun Islam. Terbuat dari emas, berdiameter 16 meter dan tinggi 26 meter. Selain kubah yang terbuat dari emas, hiasan yang ada di depan Imam juga dari emas.

Trus, gimana caranya menuju Masjid Emas? Ada beberapa cara. Bisa melalui Terminal Depok, menuju arah Sawangan. Di Parung Bingung, ambil ke kanan menuju Cinere. Jika memakai angkutan umum, pilih nomer 03 dari terminal Depok, turun di Parung Bingung dan melanjutkan perjalanan sekitar 4 kilometer dengan menggunakan ojeg. Bagi yang melalui Lebak Bulus, bisa menggunakan angkutan kota No. 102.

Tidak dikenakan tiket masuk untuk ke dalam Masjid Dian Al Mahri, dan Masjid dibuka untuk umum dari jam 04.00 hingga 06.00 dan dibuka kembali jam 10.00 sampai jam 20.00. Hari Kamis Masjid Dian Al Mahri tutup. Yuk, jalan-jalan ke Depok! (Sumber Gambar)

8781 Total Views 3 Views Today

Ayo Berkomentar Dengan Akun Facebook:

comments

Leave a Reply