Melihat Lumba Lumba di Teluk Kiluan

Teluk Kiluan yang berada di wilayah Teluk Semaka dan sebagian besar merupakan wilayah Kabupaten Tanggamus, memiliki daerah berupa pesisir pantai hingga perbukitan.  Untuk kalangan tertentu, teluk ini sudah dikenal cukup lama karena di wilayah ini dapat dijumpai sebaran lumba-lumba dalam jumlah besar dan merupakan daerah pemancingan yang sangat potensial untuk dikembangkan menjadi wisata pancing.  Selain itu juga, di daerah ini dapat dijumpai penangkaran Penyu Sisik karena di wilayah ini merupakan tempat bertelur (spawning ground) berbagai jenis penyu, seperti penyu sisik.

Selain keragaman keindahan alam, Teluk Kiluan memiliki keragaman penduduk dari beberapa suku, seperti Sunda, Jawa, Bali, Bugis hingga Lampung sehingga tidaklah heran jika penduduknya memiliki adat istiadat, agama, dan bahasa yang berbeda-beda.  Semua penduduk umumnya merupakan pendatang, walaupun ada sebagian kecil yang merupakan penduduk asli yang dalam hal ini penduduk tersebut dari lahir hingga dewasa berada di sekitar wilayah Teluk Kiluan.  Namun, semuanya dapat hidup dan berdampingan dengan rukun.

Teluk Kiluan yang memiliki desa induk (Pekon Kiluan Negeri) merupakan daerah yang memiliki daratan dari daerah pesisir pantai hingga perbukitan.  Salah satu contohnya adalah Dusun Bandung Jaya.  Dusun ini meliputi wilayah di sepanjang pesisir teluk dan satu pulau (Pulau Kelapa/Pulau Kiluan) dan termasuk bagian wilayah Pekon (desa) Kiluan Negeri Kecamatan Kelumbayan Kabupaten Tanggamus, Lampung. Selain sebagai tempat wisata yang berbasis ekologi (Ecotourism), keberadan lumba-lumba dan tempat potensial olahraga pancing, secara geografis Teluk Kiluan juga menyimpan daerah pesisir pantai dan bukit dengan panorama alam yang cukup indah.  Daratannya merupakan daerah perbukitan yang cukup menantang dan sangat ideal untuk aktivitas outdoor atau tracking.  Sedangkan secara Biologis, wilayah daratan Dusun Bandung Jaya yang merupakan daerah perkebunan dengan didominasi tanaman perkebunan, juga merupakan tempat tinggal berbagai serangga seperti semut, kupu-kupu dan beragam tumbuhan seperti jamur. (Sumber)

Untuk bisa mencapai desa kecil di Teluk Kiluan, harus menempuh perjalanan Dari Bandar Lampung ke Kiluan sekitar 4-5. Beli Peta lampung saja yang banyak dijual di Gramedia, nanti dari Bandar Lampung bisa arahkan mobil ke daerah Hanura, dari Hanura tinggal ikuti jalan menuju Kiluan. Sulit untuk percaya bahwa kita merasa seperti berkunjung ke sebuah desa nelayan kecil di Bali setelah menemukan Bali juga hidup damai bersama-sama dengan penduduk lokal dari Lampung dan transmigran Jawa. Itu semua karena program transmigrasi yang diselenggarakan oleh pemerintah.

Memiliki kehidupan laut, terutama, Dolphins ~ Lumba-Lumba. Tidak banyak orang tahu tentang Teluk Kiluan, surga tersembunyi, bahkan orang-orang lokal di Lampung. Lokasi Teluk Kiluan sulit untuk ditemukan. Jalanan yang berliku, curam, turunan dari jalan yang sangat curam. Sisi kanan tebing, sisi kiri jurang, bergelombang dengan tantangan yang harus dilalui. Tetapi akan lunas setelah Anda tiba dan melihat keindahan Teluk Kiluan. Ada beberapa pulau kecil di Teluk Kiluan. Salah satunya adalah Pulau Kelapa. Jika Anda ingin pergi ke sana, Anda dapat menghubungi Pak Dirham (hanya dia dan keluarganya yang tinggal di pulau ini). Ada sebuah Guest House di pulau kelapa, tapi Anda bisa memutuskan untuk membangun tenda di luar dekat ke pantai.

Teluk Kiluan memiliki kristal air jernih yang indah, pasir putih, pemandangan bawah laut yang indah dan kegiatan favorit paling utama adalah berlayar dengan jukung di awal pagi hari untuk melihat atraksi lumba-lumba. Jika Anda beruntung, Anda juga bisa melihat mola-mola atau mola (adalah ikan bertulang terberat dikenal di dunia).

Beberapa tips yang bisa Anda pertimbangkan adalah, carilah informasi tentang tempat ini sedetail-detailnya. Apakah Teluk Kiluan akan menjadi kunjungan pertama Anda dan ingin mengemudi sendiri, Anda perlu berhati-hati kecuali sudah memiliki pengalaman. Pengemudi yang pernah berkunjung ke tempat ini lebih direkomendasikan, karena trek berat. Persiapkan diri Anda untuk perjalanan jauh. Perjalanan membutuhkan waktu sekitar 10 jam dari Jakarta – Teluk Kiluan, dengan rincian: Terminal Bus Kampung Rambutan (@ Jakarta Timur) – Merak pelabuhan = 1 jam, ambil feri dari pelabuhan Merak – pelabuhan Bakahuni (@ Lampung) = 3-4 jam (kami sekitar 3 jam), Bakahuni pelabuhan – Teluk Kiluan dengan mobil = 6 jam, silang dengan jukung dari sebuah desa di Teluk Kiluan – pulau kelapa = 15 menit.

Ada sebuah rumah tamu di pulau Kelapa yang terdiri sekitar 6-8 kamar tetapi biasanya sudah dipesan oleh orang lain. Kenapa Anda tidak membawa tenda dan berkemah di luar. Tidak ada sinyal telepon selular kecuali telkomsel, namun sinyal masih buruk. Tidak ada listrik, hanya mengandalkan tenaga surya. Mr.Dirham memiliki generator yang akan diaktifkan mulai jam 06:00, dan hanya untuk beberapa jam ke depan karena membutuhkan banyak bensin dan biaya tinggi. Bawa senter, obat-obatan Anda, sweater, makanan, kamera. Jangan lupa baju renang Anda, peralatan Snorkling, dan jangan pergi ke sana pada musim penghujan.

3236 Total Views 4 Views Today

Ayo Berkomentar Dengan Akun Facebook:

comments

Leave a Reply