Memilih Jenis Kamera Yang Tepat Untuk Jalan Jalan

canon eos 550 d

Dari sekian banyak barang bawaan yang wajib saat jalan-jalan, satu diantaranya saya yakin adalah kamera. Ya, apa jadinya jalan-jalan tanpa adanya dokumentasi? Bisa-bisa pengalaman kita telah sampai di objek wisata itu diragukan oleh orang lain hanya karena tidak adanya bukti foto dan gambar-gambar narsis kita, hehe… Nggak mau kan, tentu saja? Nah, pemilihan kamera apa saja yang akan kita bawa saat jalan-jalan, bisa ditentukan dari destinasi wisata yang akan kita tuju nih. Jangan lupa, tas kameranya kalau bisa yang ada rain cover-nya ya, biar nggak kehujanan.

Kamera yang paling umum dibawa adalah kamera saku. Saat ini sudah dalam bentuk digital kamera pada umumnya, tidak lagi menggunakan rol film yang tidak praktis. Digital kamera lebih kecil dan praktis ukurannya. Dengan dimensi yang kecil dan mudah dibawa, kamera ini menjadi kamera yang umum untuk jalan-jalan, terutama ke destinasi wisata yang tidak begitu jauh dan waktu perjalanan yang lumayan singkat. Jika hanya jalan-jalan di saat week end atau satu dua hari perjalanan saja, biasanya orang lebih memilih untuk membawa kamera saku daripada kamera SLR yang berukuran lebih besar.

Kamera jenis kedua adalah kamera SLR. Sekarang ini juga sudah dalam bentuk digital kebanyakan, sehingga orang menyebutnya dengan kamera DSLR. Berukuran lebih besar daripada kamera saku, dan memerlukan teknik pengambilan gambar yang lebih rumit daripada kamera saku. Untuk mengoperasikannya, dibutuhkan setting-setting khusus sesuai dengan hasil yang kita harapkan. Biasanya digunakan untuk mengambil gambar dengan keperluan khusus, seperti akan dicetak ke dalam majalah, dan sebagainya. Soal keamanan pun juga harus menjadi pertimbangan, karena harga kamera DSLR yang lumayan.

Baik kamera saku maupun kamera DSLR, bisa digunakan di hampir semua lokasi objek wisata yang berada di daratan. Soal kepraktisan, tentu saja kamera saku lebih unggul. Tetapi jika bicara soal hasil gambar yang akan diperoleh, jalan-jalan dengan kamera DSLR tentu saja lebih mantap, jika kita tahu cara menggunakan kamera tersebut, tentu saja. Lensa kamera DSLR tentu saja banyak ragamnya dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Jika memang nantinya tidak diperlukan, bawa lensa secukupnya saja, karena hanya akan memperberat barang bawaan.

Hal yang perlu diingat lagi adalah soal pengisian batere dan besarnya kartu memori yang harus dibawa. Untuk daerah wisata yang ada di Indonesia, tentu colokan listrik yang digunakan masih sama. Tetapi jika hendak bepergian ke luar negeri, harus dicari informasi terlebih dahulu soal daya dan bentuk colokan listrik yang digunakan di negara tujuan tersebut. Banyaknya objek wisata yang akan dikunjungi juga harus menjadi salah satu bahan pertimbangan, karena itu akan menentukan berapa besarnya kartu memori yang didibutuhkan oleh kamera untuk menyimpan gambar. Jangan sampai baru jeprat-jepret di satu atau dua objek wisata, eh, kartu memori udah penuh duluan… Pastikan juga untuk mengosongkan isinya sebelum berangkat jalan-jalan ya!

Khusus untuk destinasi wisata yang berupa air, seperti berenang di pantai, snorkeling ataupun diving, tentu kita juga membutuhkan kamera yang anti air. Untuk snorkeling, mungkin kamera biasa dengan tutup khusus anti air masih bisa digunakan karena kedalaman penyelaman tidak begitu dalam. Tetapi jika akan menangkap objek khusus di kedalaman laut yang dalam saat diving, kamera anti air dengan kemampuan tertentu yang Anda butuhkan.

Sesuaikan kamera dengan tujuan jalan-jalan ya, nggak perlu mahal yang penting nggak salah pilih bawa kamera.

6242 Total Views 3 Views Today

Ayo Berkomentar Dengan Akun Facebook:

comments

Leave a Reply