Mencicipi Mie Ayam Khas Tanah Karo

Salah satu yang di luar dugaan saya pada saat jalan jalan ke Medan dan Tanah Karo adalah soal makanan. Mungkin, karena teman lokal yang mengantar saya hanya memiliki perbendaharaan tempat-tempat makan yang menyediakan daging babi, agak susah juga jadinya buat saya ketika jam makan tiba.

Saya nggak punya pilihan mau makan apa. Jadi, ketika saya menelusuri jalan di Kabanjahe di pusat kotanya dari ujung ke ujung, jika mau aman ya makanlah di warung padang. Itu saja. Nggak terlihat warung makan yang menjual makanan yang terlihat sepertinya enak, tetapi aman dikonsumsi oleh muslim. Yaaahh, batal deh berwisata kuliner di Tanah Karo.

Karena sudah dua kali makan Nasi Padang, jadilah saya memutuskan memilih sebuah kedai kopi yang terdapat di samping Warung Padang. Kebetulan hari itu saya juga belom ngopi. Saya pesan secangkir kopi dan ketika melihat daftar menu ada Mie Ayam Bakso, sayapun memesan satu porsi.

Mie Ayam Tanah Karo Simalem

Jika di Jawa, mie ayam bakso adalah mie yang direbus dengan sayuran [biasanya sawi hijau] dan di atasnya ditaburi dengan ayam dan jamur yang dimasak kecap, lain dengan mie ayam bakso khas Tanah Karo. Untuk mie dan sawi hijaunya sama, hanya ayamnya yang berbeda. Ayamnya tidak dimasak kecap, dan tidak memakai jamur. Potongan ayam dimasak bumbu kuning [seperti rasa kari] dan ditambah dengan bonus: satu buah telur ayam! Beda banget kan.. Makan mie ayam pakai telur ayam. 😆

Untuk kuah baksonya sama dengan yang ada di Jawa sih, hanya saja sedikit mirip dengan bakwan malang, ada tambahan tahu baksonya selain bakso bulat. Untuk satu porsinya juga murah banget, hanya Rp. 9.000,- saja. Ditambah dengan segelas kopi Rp. 4.000,- Yaaah, lumayanlah buat mengganjal perut, daripada makan Nasi Padang terus untuk menu pagi, siang dan malam. Hehehehe…

Teman-teman yang memiliki referensi makanan khas Tanah Karo, boleh dong dibagi di kolom komentar, supaya nantinya yang membaca dan kebetulan sedang pengen jalan-jalan ke Tanah Karo jadi punya gambaran. Terima kasih ya! 😀

8102 Total Views 12 Views Today

Ayo Berkomentar Dengan Akun Facebook:

comments

3 Comments

  1. ical August 25, 2012
  2. amos February 11, 2013
  3. fanny fristhika nila April 27, 2015

Leave a Reply