Menikmati Alam Bebas Pulau Kotok

Di antara pulau-pulau yang menjadi tujuan wisata di Kepulauan Seribu, alam Pulau Kotok terhitung masih alami. Udara bersih, kicauan burung bersahutan, bahkan kalau beruntung kita bisa menyaksikan biawak yang bebas berkeliaran.

Pulau Seribu masih menyimpan sejuta pesona yang layak dikunjungi. Kumpulan pulau-pulau kecil yang terletak di utara Jakarta ini cukup terkenal sebagai daerah wisata untuk turis lokal maupun mancanegara. Beberapa pulau yang menjadi tujuan wisata di Kepulauan Seribu antara lain Pulau Bidadari, Pulau Putri, Pulau Sepa, Pulau Ayer, Pulau Matahari, Pulau Kelor, Pulau Pramuka, Pulau Rambut dan Pulau Kotok.

Pulau Kotok Masih Alami

Pulau Kotok terbagi dua bagian, yaitu Kotok Barat (Kotok Kul Kul) dan Kotok timur (Kotok Coconut). Tapi, untuk yang terakhir sudah ditutup untuk umum. Tak seperti pulau-pulau lain di kepulauan seribu, keasrian Pulau Kotok masih terjaga. Pulau ini tidak melakukan banyak pemugaran dan renovasi modern seperti pulau-pulau tetangganya. Namun, justru di situlah letak keunikannya dari Pulau Kotok. Untuk menikmati keindahan pulau ini, kita harus menempuh perjalanan laut dengan menggunakan  speedboat dari dermaga 15 di Ancol.

Waktu tempuh ke pulau ini berkisar antara 1,5 hingga 2 jam, tergantung dari jenis speedboat yang tersedia. Jam keberangkatan adalah jam 8 pagi dan diharapkan wisatawan yang ikut tidak terlambat. Jumat Sabtu dan Minggu, adalah hari ramai pengunjung. Karena itu, jika Anda berniat berkunjung ke pulau ini di hari-hari tersebut, sebaiknya revervasi dilakukan dua minggu sebelumnya. Pasalnya, akomodasi di tempat ini, sangat terbatas. Hanya ada satu penginapan di sini yaitu Alam Kotok Resort, yang akan mengurus transportasi PP untuk Pulau Kotok, dan juga makan 3 kali sehari untuk para wisatawan yang datang.

Bungalow Di Atas Pohon

Sesampainya di Pulau Kotok, Anda akan menemukan suasana tenang, jauh dari peradaban dan dikelilingin oleh Pulau-pulau kecil. Sejauh mata memandang hanya keindahan alam yang terlihat. Pantainya indah dan cukup luas, dengan bentuk dermaga yang begitu unik.

Pulau ini tidak hanya dijadikan sebagai tempat tujuan  wisata namun juga sebagai area pelestarian flora dan fauna. Untuk mencegah dari kepunahan, pengurus pulau melarang keras pengunjungnya untuk merusak, mengganggu atau mengambil flora dan fauna yang terdapat di Pulau Kotok dan sekitarnya.

Menariknya pulau ini, kedatangan kita tidak hanya disambut oleh pihak resort dan penghuni pulau, tapi juga oleh seekor biawak yang hidup di alam liar. Biawak ini bebas berkeliaran di sekitar pantai. Tenang, biawak ini cukup jinak kok. Mungkin karena terbiasa melihat manusia, dia tidak pernah mengganggu wisatawan yang berjemur atau bermain di pantai. Tak hanya biawak yang jadi penghuni pantai, berbagai burung seperti gagak juga sering terlihat di sekitar pulau ini.

Meski cuaca cukup panas, namun udara di pulau kotok sangat sejuk karena pepohonan yang sangat rindang, melindungi kita dari sengatan sinar matahari langsung. Sehingga, cukup menyenangkan menjelajahi pulau ini di siang hari. Tidak perlu khawatir akan tersesat karena banyak penunjuk arah jogging track yang bisa kita jumpai di sepanjang jalan setapak.

Tersedia 20 bungalow untuk menampung turis yang akan menginap. Satu kamar untuk kapasitas dua orang. Dan menariknya, terdapat bungalow di atas pohon. Anda boleh menyebutnya tree house. Dari atas sini, kita bisa melihat hamparan laut yang begitu luas. Suatu pengalaman yang luar biasa. Suatu pengalaman yang luar biasa. Anda bisa mendapatkan bungalow ini jika mengajukan permintaan khusus.

Suasana alami benar-benar diperhatikan di resort ini. Jadi jangan mengharapkan bisa menonton televisi atau film DVD, karena televisi atau peralatan elektronik canggih lainnya, tidak disediakan oleh pihak resort.

Meski begitu, Anda tidak perlu khawatir soal makanan. Karena Alam Kotok resort menyediakan menu makanan dengan cita rasa global seperti nasi beserta lauk pauk, roti, sup dan salad. Jika kita ingin makan ikan dari hasil tangkapan sendiri juga bisa. Asalkan memancingnya tidak boleh di tempat sembarangan, harus di wilayah yang memang diperuntukkan untuk memancing.

Di malam hari, kita bisa melihat ikan-ikan hias yang cantik berenang-renang ke sana ke mari. Ikan-ikan ini bersinar di malam hari dan memantulkan warna-warni yang sangat cantik. Anda boleh memberi mereka makanan. Cukup sisihkan sedikit roti yang kita makan. Sepertinya ikan-ikan cukup akrab dengan wisatawan. Karena mereka akan sangat cepat mendekati permukaan air begitu melihat pengunjung di ujung dermaga. Mereka menari-nari seakan menyambut kita untuk diberi makan. Biasanya ikan-ikan ini berkumpul di perairan dangkal. Selain ikan ada tripang laut yang dilestarikan.

Snorkeling Atau Diving Di Pulau Kotok

Untuk menjaga keasrian dan kelestarian alam bawah laut / taman laut, di Pulau Kotok tidak dilengkapi dengan fasilitas water sport (jetski, banana boat, canoe dan lain sebagainya). Hanya aktivitas menyelam dan snorkeling yang diijinkan di pulau ini.

Pantai Pulau Kotok juga aman untuk aktivitas berenang. Namun, jika Anda ingin melihat lebih dekat keindahan lautnya, sebaiknya Anda terlebih dahulu bertanya kepada pengurus resort, wilayah sebelah mana yang memiliki pemandangan indah.

Ada dua hal yang harus dihindari saat berenang di sini. Pertama, sting fish, karena jika tersentuh, dia akan menyengat. Ikan-ikan biasanya bersembunyi di bawah pasir. Kedua, bulu babi yang berbentuk bola hitam penuh dengan duri seperti duri landak, dan hidup di sadar laut. Bulu babi ini tidak menggangu, namun jika terinjak, sangat berbahaya karena durinya mengandung racun. Oleh sebab itu kita disarankan menggunakan sepatu khusus ketika berenang.

Sangat diisayangkan jika kita hanya menghabiskan waktu dengan tidur panjang sehingga bangun siang, karena pemandangan di pagi hari luar biasa indah. Udaranya begitu segar, dan kicauan burung bersahut-sahutan.

Laut di pagi hari begitu jernih, sehingga keindahan bawah laut terlihat sangat jelas. Menyaksikan keindahan laut di pagi hari memang sangat pas. Karena, aktivitas penghuni pulau maupun kunjungan dari luar yang menggunakan kapal belum ramai, sehingga kebersihannya masih terjaga.

Setelah sarapan adalah waktu yang tepat untuk kjgberenang, snorkeling, bermain kayak ataupun diving-fasilitas yang tersedia di pulau ini. Peralatan snorkeling bisa kita sewa dengan harga Rp. 85 ribu. Sedangkan untuk peralatan diving, kita harus mengeluarkan kocek Rp. 700 ribu lebih.

Area diving di Pulau Kotok cukup luas jangkauannya. Untuk snorkeling kita bisa melakukannya di area dermaga pulau. Jika Anda baru pertama kali snorkeling, sebaiknya menyewa jasa seorang instruktur. Selain kita berada di tangan yang ahli, seorang instruktur juga akan memudahkan kita mencari terumbu-terumbu karang dan ikan-ikan cantik yang bisa kita lihat.

Puas ber-snorkeling dan lelah berenang, setelah makan siang kita bisa bermalas-malasan di pantai. Menikmati angin sepoi-sepoi sambil bercengkerama  dengan penghuni  pulau atau turis lain. Berada di pulau ini sungguh menyenangkan. Segala kepenatan seakan sirna berganti rasa damai dan rileks. Kepedulian kita terhadap alam beserta isinya juga akan bertambah. I Love You, Kotok Island!

5648 Total Views 3 Views Today

Ayo Berkomentar Dengan Akun Facebook:

comments

One Response

  1. ferry March 10, 2015

Leave a Reply