Mie Titi, Mie Kering Dari Makassar

Saat hendak jalan-jalan ke Makassar, saya tanya ke Fadly (vocalist Padi) apa saja rekomendasinya untuk wisata kuliner? Jawaban yang saya terima adalah Mie Titi, Pallu Basa dan Ikang Bakar. Sayapun lantas memasukkan Mie Titi pada daftar wajib makan selama di Makassar. Rupanya, tak harus menunggu lama. Jam 00.30 saya tiba, jam 02.00 pagi saya sudah langsung meluncur ke rumah makan Mie Titi yang di jalan Irian. Buka sampai jam 03.00 pagi ternyata.

Mie Titi, adalah mie kering ini yang digoreng sampai benar-benar kering dan kriuk-kriuk. Disiram dengan kuah kental panas yang berisi ayam, udang, bakso, kol, wortel dan sawi. Rasa bawang putihnya sangat pekat. Porsi kecilnya seharga Rp. 15.000,- dan satu porsi besar Mie Titi dibanderol Rp. 16.000,-

mie titi makassar

Berdasarkan referensi yang saya baca, sejarah Mie Titi berasala dari keturunan Tionghoa bernama Ang Kho Tjao, yang kemudian menurunkan pengetahuan memasak mie kering kepada tiga orang anaknya yaitu Hengky, Awa dan Titi. Setelah Ang Kho Tjao meninggal dunia, usaha kedai mie kering dilanjutkan oleh ketiga anaknya yang masing-masing membuka kedai sendiri. Yang cukup popular di Makassar adalah kedai milik Titi, sehingga nama mie kering ini selalu diidentikan menjadi Mie Titi. Dan sekarang ini, hampir semua orang menyebut mie kering tersebut dengan nama Mie Titi.

Ayo, yang ke Makassar, sempetin ke Jalan Irian ya, buat nyobain Mie Titi.

3147 Total Views 4 Views Today

Ayo Berkomentar Dengan Akun Facebook:

comments

Leave a Reply