Pulau Kumala di Kutai Kartanegara

Kota Tenggarong mempunyai  Pulau Kumala sebagai tempat jalan-jalan utama di Kabupaten Kutai Kartanegara.  Masyarakat Kalimantan Timur sekarang tidak perlu jauh-jauh ke Dunia Fantasi di Jakarta karena Pulau Kumala ini adalah dufan-nya Kalimantan Timur. Uniknya, bila Dufan terletak di bibir pantai,  Pulau Kumala yang berbentuk seperti kapal  ini di tengah sungai Mahakam.

Taman Wisata Pulau Kumala berjarak sekitar 27 km dari Kota Samarinda dapat ditempuh dalam waktu sekitar  30 menit. Jika dari kota Balikpapan, Pulau Kumala berjarak sekitar 130 km dan dapat ditempuh kurang Lebih 3 jam lewat jalur darat. Selain itu Pulau Kumala juga dapat dicapai dengan transportasi air melewati Sungai Mahakam.

Pulau Kumala dikelola secara profesional dengan penataan wahana wisata yang menggabungkan tehnologi modern dan busaya tradisional sehingga membuat pengunjung akan terkagum-kagum. Wahana wisata yang bisa dinikmati antara lain Sky Tower setinggi 75 meter, Mini Train, Merry Go Round, Mobil Angkutan Wisata, Kereta Gantung, Arena Permainan, dan Trampolin. Semua wahana wisata itu bisa Anda nikmati dengan tarif yang sangat terjangkau. Selain itu, disana Anda dapat menemukan penginapan dan tempat makan.

Pulau Kumala mudah dijangkau karena terletak di sebelah barat Kota Tenggarong, pusat Pemerintahan Kabupaten Kutai Kartanegara. Untuk menuju Pulau Kumala, Anda bisa menyeberangi Sungai Mahakam dengan  kapal ketinting atau lebih dikenal dengan kapal klotok selama sekitar sepuluh menit dari pelabuhan. Tapi bagi Anda yang takut naik perahu, Anda bisa menyeberang dengan kereta gantung dari Tenggarong Seberang.

Awalnya Pulau Kumala adalah sebuah delta sungai yang selalu tenggelam bila air Sungai Mahakam meluap. Pada tahun 2002 Pemkab Kutai Kartanegara melakukan reklamasi Pulau Kumala dan kemudian membangun Pulau Kumala menjadi tempat wisata dengan beberapa wahana dilengkapi  penginapan, restoran, kolam renang dan alat transportasi. Pulau Kumala ini dibangun untuk menampilkan budaya Kalimantan dengan memadukan budaya Kutai, budaya Dayak dan budaya Jawa. Hal ini dapat dilihat dengan adanya rumah Lamin, pura Pasak Pulau, dan patung Lembuswana. Patung raksasa Lembuswana berbahan tembaga buatan seniman Bali, Nyoman Sunatra, ini berada tepat di ujung Pulau Kumala yang menghadap ke arah Jembatan Kutai Kartanegara.

Anda hanya perlu membayar Rp. 10.000 (dewasa) atau Rp. 5000 (anak-anak) untuk memasuki area Taman Rekreasi Pulau Kumala. Kemudian untuk menikmati wahana yang berada di taman rekreasi ini tarifnya bervariasi antara Rp. 1500 s/d Rp. 10.000 untuk satu arena permainan.

Seperti Dunia Fantasi di Jakarta, Pulau Kumala pun menyediakan permainan-permainan yang tidak jauh berbeda seperti Jet Clotser, Bombom Car, Komedi Putar, Sky Tower, Gocart dan Kereta Gantung. Jika ingin mengelilingi Pulau Kumala, Anda bisa naik Mini Train (kereta mini) yang akan mengantarkan Anda mengelilingi Pulau Kumala. Untuk menikmati indahnya Pulau Kumala yang luasnya mencapai 81,7 hektar ini di atas kereta mini yang ditempuh dengan waktu selama 45 menit, Anda hanya perlu membayar Rp. 5000 untuk orang dewasa dan Rp. 2500 untuk anak-anak. Bagi Anda yang hobi memancing, di Pulau Kumala juga terdapat arena kolam pemancingan. Bayangkan Anda bisa memancing di sebuah pulau di tengah-tengah Sungai Mahakam. Tentu sangat menantang.

Jadi jika Anda ingin jalan-jalan ke Kalimantan Timur, tidak lengkap rasanya bila Anda tidak jalan-jalan ke Pulau Kumala. Menikmati wahana-wahana wisata di sebuah pulau di tengah-tengah sungai terbesar di Kalimantan Timur bisa membuat Anda terkagum-kagum. (Sumber Gambar)

 

4045 Total Views 3 Views Today

Ayo Berkomentar Dengan Akun Facebook:

comments

Leave a Reply