Pulau Penyengat, Wisata Sejarah di Kepulauan Riau

Pulau Penyengat, Wisata Sejarah di Kepulauan Riau

Buat masyarakat yang ada di Kepulauan Riau, nama Pulau Penyengat sangatlah terkenal sebagai objek wisata yang wajib dikunjungi. Masyarakat mengenalnya sebagai objek wisata sejarah. Lokasinya sekitar satu setengah kilometer di sebelah barat kota Tanjung Pinang. Cara menuju Pulau Penyengat bisa dengan menaiki Ferry di Pelabuhan Punggur yang ada di Batam, menuju Tanjung Pinang. Harga tiket ferry menuju Sri Bintan Pura adalah Rp. 40.000,- dan dilanjutkan dengan perahu bermesin menuju Pulau Penyengat dengan biaya Rp. 5.000,-

Pulau Penyengat, Wisata Sejarah di Kepulauan Riau

Masjid Raya Sultan Riau akan menyapa Anda begitu sampai di Pulau Penyengat. Itu adalah objek wisata utama yang ditawarkan oleh Pulau Penyengat, meskipun sebenarnya masih banyak objek wisata yang lain yang bisa Anda nikmati di sana. Masjid Raya Sultan Riau dibangun tahun 1832 dan hingga kini masih berdiri kokoh.

Warna kuningnya merupakan ciri khas dari Masjid di Pulau Penyengat ini. Objek wisata lain yang bisa dinikmati di Pulau Penyengat adalah wisata ziarah ke makam raja-raja dan kompleks istana. Kompleks Makam Engku Puteri Raja Hamidah, Kompleks Makam Raja Haji Fisabillillah, Komplek Makam Raja Jakfar, Istana Raja Ali, Makam Raja Abdurrahman, Perigi Puteri/Perigi Kunci, Taman Monumen Perjuangan Raja Haji Fisabilillah, Komplek Makam Daeng Marewah, Komplek Makam Daeng Celak dan lain-lain. Istana Kantor dan Bukit Kursi adalah dua yang wajib Anda kunjungi jika ke sana. Bukit Kursi adalah benteng pertahanan Bangsa Melayu yang masih tersisa saat melawan penjajah Belanda dahulu.

Pulau Penyengat, Wisata Sejarah di Kepulauan Riau

Fisik benteng pertahanannya sendiri sudah tidak ada kini. Yang ada adalah beberapa meriam dan parit sebagai pertahanan melawan Belanda. Oiya, satu lagi yang masih ada adalah sebuah gudang mesiu. Untuk mengunjungi semua objek wisata yang ada di Pulau Penyengat, semua bisa dilakukan dengan berjalan kaki, karena luasnya hanya sekitar 2 kilometer saja.

Pulau Penyengat, Wisata Sejarah di Kepulauan Riau

Alternatif lain jika Anda tak suka jalan jalan dengan berjalan kaki, ada becak motor yang disewakan dengan tarif berkisar Rp. 25.000,- yang siap membawa Anda berkeliling Pulau Penyengat tanpa rasa lelah. Makanan khas Pulau Penyengat adalah ikan bakar. Anda bisa mencoba Kakap atau Pari dengan harga tak lebih dari Rp. 50.000,- per porsi. Jalan Jalan Yuk! (Gambar milik Heru Kurniawan)

7945 Total Views 3 Views Today

Ayo Berkomentar Dengan Akun Facebook:

comments

Leave a Reply