Taman Nasional Siberut Di Sumatera Barat

Berwisata di alam liar dengan ekosistem yang masih asri adalah petualangan yang menakjubkan. Apalagi kita tahu di Indonesia banyak sekali kekayaan alam yang masih belum banyak dieksplorasi. Jika anda sempat jalan-jalan mengunjungi Sumatera Barat, tepatnya di Kota Padang, anda bisa mengakses sebuah Taman Nasional Siberut yang terletak disebelah timur Kota Padang berjarak 155 km. Anda bisa mengaksesnya dengan kapal ferri dari Padang sampai Siberut. Tentu akses kapal ini cukup lama yaitu antara 10-12 jam tergantung dari cuaca dan ombak karena melewati Selat Mentawai. Jika ingin lebih cepat, namu tentu lebih biayanya, bisa menyewa kapal speedboat. Tapi jika Anda menikmati petualangan, waktu itu akan terasa sebentar.

Taman Nasional Siberut memiliki banyak sekali flora dan fauna yang masih terjaga kelestariannya. Jika anda tahu bahwa UNESCO telah lama menetapkan Siberut menjadi cagar biosfer.Ini ditunjang dengan lebih dari 50% daerah Siberut adalah hutan hujan tropis. Kemudian juga satwa asli yang tidak ditemukan di wilayah selain Siberut ada disini. Seperti primata yang bisa dilihat di Siberut Conservation Project yang terletak di Politcoman Siberut Utara atau langsung melihatnya pada keadaan siang hari beraktivitas. Untuk flora yang khas bisa ditemui adalah Anggrek. Bunga indah ini sampai lebih dari 20 jenis dan yang terkenal adalah anggrek Bulan putih karena bunganya lebar dan berwarna putih bersih. Suguhan flora dan fauna ini memberikan kelestarian yang masih terjaga.

Sayangnya, penginapan yang layak di Pulau Siberut sendiri belum ada. Sehingga Anda bisa menginap di Kota Padang dengan hotel bertarif beragam. Jika anda masih ingin memilih menginap di Pulau Siberut, maka Anda dapat mengunjungi desa-desa yang ada dan menanyakan secara langsung biaya penginapannya, biasanya menginap di rumah-rumah penduduk atau homestay. Biasanya anda temui di Siberut Selatan. Bentuknya masih seperti rumah warga sederhana. Pastinya, anda harus selalu membawa uang lebih banyak dari wisata alam yang pernah Anda kunjungi selain di Siberut karena memang membutuhkan biaya banyak untuk menikmati alam Siberut dengan lebih leluasa.

Selain flora dan fauna, tentu tidaklah menarik jika anda tidak mencoba melakukan perjalanan ke hutan-hutan tropis di Taman Nasional Siberut, air terjun, sumber air panas, sungai, dan ombak air laut. Seperti Desa Kulu Kubuk yang terdapat tempat berendam alami, Danau Rua Oinan yang berada di Saumanganyak, Air Terjun Bat Soumang, Pulau Nyang Nyang yang sering dikunjungi oleh peselancar karena ombaknya yang tenang sekitar 4 meter, dan masih banyak lagi yang bisa anda temui cukup bertanya pada guide anda untuk menyusuri pedalaman Siberut.

Pengalaman bersentuhan dengan penduduk setempat bisa anda rasakan. Masyarakat Pulau Siberut memiliki kebudayaan yang dipertontonkan kepada wisatawan yang berkunjung. Seperti adanya Festival Budaya Siberut, kemudian penduduknya yang bersuku Mentawai gemar dengan tarian daerahnya dan tato. Walau masih asli, tetapi kebudayaan mulai berangsur hilang karena pertambahan penduduk yang semakin cepat, sehingga adanya keseimbangan alam dan masyarakat semakin terkikis. Apalagi soal ekonomi, kebanyakan penduduk sekarang mengandalkan alam untuk dieksplorasi seperti rotan. Tidak lagi seperti dulu. Tapi jangan khawatir karena anda masih dapat menemukan beragam kebudayaan khas suku Mentawai disini.

Ingin tahu biaya kapal ferri dari Padang sampai Siberut?

1. K.M Sumber Rejeki. Cukup dengan biaya Rp 125.000/ranjang atau Rp 105.000/dek

2. K.M Pulau Simasin. Cukup dengan biaya Rp 125.000/ranjang atau Rp 105.000/dek

3. K.M.P Ambu-ambu. Cukup dengan biaya Rp 400.000/kamar atau Rp 65.000/dek

Semoga anda yang ingin menikmati petualangan alam di Taman Nasional Siberut semakin yakin untuk memantapkan pilihan jalan jalan dan berlibur di Pulau Siberut. Akan banyak pengalaman menarik yang tidak akan terlupakan dalam hidup anda. (him)

6207 Total Views 6 Views Today

Ayo Berkomentar Dengan Akun Facebook:

comments

Leave a Reply