Taman Wisata Mekarsari Wisata Hijau

Taman agrowisata ini berkembang menjadi wisata segala ada. Butuh satu hari penuh untuk menjelajahi sebagian kawasannya. Facts about Mekarsari: Luas 264 Ha. Koleksi tanaman 78 Family, 362 spesies, 1.463 varietas, 37.000 pohon.

How To Get There?


Dari Jakarta melewati jalan tol Jagorawi keluar di pintu tol Cibubur. Ambil arah ke Cileungsi, naik ke flyover menuju Jonggol. Sekitar 13 Km dari pintu tol Cibubur, Anda akan menemukan pintu gerbangnya yang ada di sisi kanan.

Diresmikan pertama kali tahun 1995, awalnya Mekarsari adalah wisata Taman Buah. Berbagai varietas tanaman buah tropis dari seluruh Indonesia bahkan luar negeri ada disini. Penghujung bisa memetik buah langsung dari pohonnya. Bahkan mencoba menanamnya.

Sejak tahun 2004, dikembangkan lagi dengan bebagai fasilitas non-agrowisata. Dibangun fasilitas rekreasi modern yang bisa dinikmati semua usia. Namanya pun berubah menjadi Taman Wisata Mekarsari. Segala fasilitas hiburan itu berada di tengah kawasan hijau.


Mekarsari menjadi favorit bukan hanya karena fasilitasnya yang mengaacu pada alam, juga karena harganya yang lumayan murah. Tiket masukknya Rp. 15.000,- per orang untuk semua umur, kecuali anak-anak di bawah umur 2 tahun. Parkir mobil Rp. 10.000,- untuk seharian.

Masuk ke lobi, tersedia meja informasi tentang paket tur yang tersediaa, maupun fasilitas apasaja yang bisa dikunjungi dengan bebas. Kalau tak mau ikut tur, bisa naik kereta yang berkeliling ke kawasan ini. Tiketnya Rp. 10.000,- per orang untuk semua umur. Hanya dengan tiket ini, kita sudah bisa berkeliling ke kebun-kebun buah, yang berujung di kawasan air.

Family Garden

Kawasan ini memiliki beragam aktifitas yang bisa dilakukan oleh seluruh keluarga. Ayah bisa memancing, Ibu memetik sayur di kebun sayur, anak-anak bermain di taman bermain. Anda juga bisa menggunakan sepeda yang disewakan untuk menjelajah kebun di area Countryside. Kalau haus dan lapar, ada penjual jus.

Tur ini juga melewati mini zoo, tempat anak-anak bisa naik kuda sambil melihat koleksi hewan seperti kelelawar, musang, biawak, sapi dan buaya. Di dekatnya ada pula kawasan Play n Play tempat Anda bisa mengendarai mobil ATV, atau naik Bom Bom Car.

Wisata Air

Kawasan ini paling favorit dikunjungi, karena punya banyak permainan dan hiburan air. Antara lani Floating Bubble, Floating Donut Bubble, banana boat, dan naik perahu. Di tempat ini pengunjung bisa menggelar tikar dan mengeluarkan bekal. Istirahat dan menikmati santapan sambil dihibur band di panggung dekat pinggir danau yang pentas setiap Sabtu-Minggu.


Di dekat danau, dibangun pula fasilitas outbond. Karena banyak permainan, setiap pengunjung yang ikut tur maupun yang naik kereta biasa, diberhentikan di kawasan ini. Bila ingin kembali, ada halte tempat penumpang naik kereta lagi menuju pintu keluar.

Permainannya lumayan mengorek kocek. Naik Donut Bubble, misalnya, Rp. 25.000 per orang untuk 15 menit. Satu bubble bisa dipakai oleh tiga orang. Permainan ini bisa dipakai bergantian selama waktunya belum habis.

Di tepi danau ada juga toko yang menjual pernak-pernik berbentuk atau berhias buah-buahan. Harganya lumayan murah, cangkir berlukis buah hanya Rp. 20.000.

Greenland Tour


Berbeda dengan naik kereta biasa, tur ini memberhentikan penumpangnya di setiap kebun yang sedang panen. Untuk tahu pohon apa yang sedang berbuah, lebih baik menghubungi Mekarsari dulu sebelum datang. Tapi, ada pohon yang berbuah sepanjang musim, yaitu melon, salak, dan belimbing, sehingga di setiap tur pasti akan menghujungi tempat ini.

Begitu sampai di tiga kebun di atas, setiap penumpang mendapat kesempatan mengenal budidaya hidroponik, menanam, dan memetik buah, bahkan mendapat haidah buah. Hadiah ini sudah termasuk dalam harga tiket yang besarnya Rp. 50.000,- per orang, kecuali anak di bawah tinggi satu meter.

Seorang guide akan memberikan informasi yang Anda butuhkan. Termasuk, tanaman apa saja yang sudah disilang oleh Mekarsari dan diciptakan varietas baru. Seperti nangkadak, hasil penyilangan nangka dan cempedak. Kulit buah tidak setebal ketua induknya, daging buahnya seperti nangka sementara wanginya seperti cempedak.

Sungguh pengalaman mengasyikkan mengalami sendiri memetik buah dari pohonnya. Apalagi bila buah itu termasuk langka seperti matoa, sawo kecik, buah nona, atau kemang. Di setiap kebun, ada penjual buah. Saran saya gunakan kesempatan ini, karena harganya jauh lebih murah daripada di toko atau pasar.

Eating And Shopping

Di perhentian terakhir kereta terdapat foodcourt, yang menjual beragam makanan. Harganya berkisar Rp. 5.000,- sampai Rp. 35.000,-. Tempatnya lumayan nyaman, dinaungi kanopi. Hanya saja, bila udara panas, ya terasa gerah.

Buat yang ingin belanja, di dekat foodcourt ada jajaran toko yang menjual cinderamata. Dari pakaian batik, tas-tas, aksesori, sampai hiasan rumah seperti tirai dari kerang dan kipas. Harganya lumayan murah, tas dari batang eceng gondok yang dikeringkan hanya Rp. 65.000,-.

Habis jalan-jalan, perut kenyang setelah makan, selanjutnya membeli oleh-oleh buah. Kalau tak sempat ke kebun buah, Anda masih bisa membeli di toko buah yang letaknya di dekat halte kereta di pintu masuk. Di dekat gerbang ke luar juga ada. Ah, senangnya. (Sumber: Cita Cinta, Gambar: BundaEisha)

9649 Total Views 3 Views Today

Ayo Berkomentar Dengan Akun Facebook:

comments

One Response

  1. yusdian February 9, 2012

Leave a Reply