Tongging, Menikmati Kopi Di Atas Keramba

Indah. Hanya kata tersebut yang bisa terucap saat menginjakkan kaki di Tongging, Kec. Merek, Kab. Tanah Karo. Merasakan sejuknya udara di daerah paling ujung utara Danau Toba ini, membuat semua lelah selama menempuh perjalanan melewati banyak kelokan menjadi hilang dengan sendirinya.

Jika menggunakan mobil pribadi seperti yang saya lakukan, dari Medan kita bisa memilih jalan melewati Berastagi, Kabanjahe, dan baru menuju Tongging. Menggunakan angkutan umumpun tak sulit menuju Tongging. Dari terminal Medan menuju Kabanjahe dengan tarif Rp. 10.000,- dan melanjutkan perjalanan dari Kabanjahe menuju Tongging dengan tarif Rp. 10.000,-

Memasuki kawasan wisata Desa Tongging, kita akan dapat melihat luasnya Danau Toba dengan airnya yang jernih dan deretan bukit yang mengelilinginya. Di Tongging sendiri, terdapat pasar tempat berjualan sayuran dan cindera mata, juga beberapa warung yang menyediakan ikan bakar yang dipelihara di dalam keramba di Danau Toba.

Arsik adalah contoh makanan khas yang dijual di Desa Tongging. Terbuat dari ikan mas yang dimasak dengan kuah bumbu kuning. Biasanya hanya disediakan pada saat upacara adat Batak saja. Dan banyak lagi menu makanan ikan goreng ataupun ikan bakar. Ikan tersebut bisa kita jaring sendiri dari keramba, sehingga masakan olahannya masih sangat segar.

Penginapan juga mudah ditemukan di Desa Tongging. Jadi tak perlu khawatir dan harus menginap terlebih dahulu di Kabanjahe (ibukota Tanah Karo). Memang tak ada hotel berbintang, karena penginapan yang ada hanyalah penginapan murah meriah dengan tarif sekitar Rp. 75.000,- hingga Rp. 150.000,- per malam.

Saya tak mau menyia-nyiakan waktu yang terbatas di Desa Tongging ini. Menikmati luasnya Danau Toba dengan udaranya yang sejuk, sambil menikmati secangkir kopi panas di atas keramba ikan mas dan ikan nila. Sedaaapp…

8385 Total Views 9 Views Today

Ayo Berkomentar Dengan Akun Facebook:

comments

Leave a Reply