Wisata Budaya 2011 Di Pelosok Nusantara #3

Tulisan sebelumnya: Wisata Budaya 2011 Di Pelosok Nusantara #1 dan Wisata Budaya 2011 Di Pelosok Nusantara #2.

Visit Makassar 2011

Dari tanah Celebes (Sulawesi), sejumlah agenda wisata budaya juga akan marak digelar sepanjang tahun ini. Terutama dari Sulawesi Selatan yang tahun ini menggelar Visit Makassar 2011. Setelah beragam acara digelar sepanjang tiga bulan pertama tahun ini maka bulan April sampai Desember 2011 akan berlangsung banyak kegiatan budaya dan pariwisata, antara lain Festival Perkusi Nusantara, Fun Race Dragon Boat, Makassar International Festival, Paskah Oikumene 2011, Makassar Bike Festival, International Water Festival, Indi Clothing Festival, Sandeq Race 2011, Jambore Daerah Budaya, Festival International Layang Layang, Tabligh Akbar dan Salam Ramadhan, Pasar Raya Ramadhan.

Ada pula Makassar Jazz Festival dan Makassar Art Moment, Kemilau Batik Nusantara, Festival Sea Food Internasional, La Galigo Mystery Expo, Celebes Fair, hingga Makassar Fair 2011. Selain itu, akan digelar pula event Festival Losari, Festival Kuliner Tradisional Makassar, Festival Masugi Maraja dan Tallo River Festival.

Dari Sulawesi Tengah, tepatnya di Togian akan berlangsung dua acara nasional di tahun 2011, yaitu pentas pekan Cinta Sejarah dan Duta Wisata. Togian yang memiliki keunikan berbeda pada biota laut dan terumbu karangnya, dipilih sebagai tuan rumah untuk pekan cinta sejarah yang diisi kegiatan wisata budaya, lokakarya, sampai seminar sejarah. Kegiatan berlangsung selama seminggu dan dipencar di beberapa tempat seperti museum dan tempat wisata lainnya.

Acara yang diagendakan pada September 2011 itu juga akan diisi pameran pesona cagar budaya Sulawesi Tengah dan juga pameran Batik Nusantara. Untuk acara Pemilihan Duta Wisata 2011, akan berlangsung di Kota Palu. Finalis Duta Wisata datang dari berbagai provinsi di Indonesia. Di Togian sendiri akan berlangsung festival budaya pada bulan Juli, berkaitan dengan dipilihnya Togian sebagai primadona Pekan Budaya Sulawesi Tengah dengan tema Keindahan Bawah Air yang Berorientasi Pada Wisata Bahari.

Legu Gam 2011

Legu Gam dalam bahasa Ternate berarti pesta rakyat secara historis merupakan manifestasi kebudayaan daerah yang dilakukan sebagai tradisi adata istiadat Maluku Kie Raha (Maluku Utara) yang melibatkan pihak kerajaan / kesultanan sebagai pranata sosial masyarakat adat.

Legu Gam dilakukan dalam bentuk tari-tarian atau biasa disebut Tarian Legu. Tarian Legu berbeda dengan tarian lainnya yang biasa dipentaskan dalam segala kesempatan. Traian Legu biasanya dipentaskan dalam 3 acara dan ketiganya pun bertingkat. Acara tingkat pertama adalah Doru Gam yaitu berupa kunjungan Sultan ke daerah daerah tertentu. Tingkatan ke dua adalah Kololi Kie yaitu kegiatan mengelilingi gunung. Kegiatan ini dilakukan jika kondisi rakyat sudah sangat gawat, seperti ketika Gunung Gamalama meletus.

Acara tingkat ketiga adalah Fere Kie, Sultan memohon perlindungan dan keselamatan kepada Allah. Meskipun dilakukan kala mengelilingi dan mendaki gunung, kedua acara yang disebutkan terakhir tersebut bukanlah ritual animinme, sebab doa atau permohonannya hanya semata-mata disampaikan kepada Allah sebagai zat yang menguasai alam semesta. Gunung hanyalah salah satu simbol kebesaran Allah.

Tarian yang dipentaskan merupakan rangkainan yang gerakannya menyerupai kepakan sayap burung. Menurut legenda, tarian ini merupakan simbol dari turunnya burung berkepala dua (Guheba) yang menjadi simbol kesultanan Maluku Kie Raha (Ternate Tidore, Jailolo dan Bacan). Dalam tarian tersebut, disampaikanlah kritik-kritik kepada Sultan yang dikemas dalam bentuk syair dengan diiringi alunan musik tifa.

Para penari adalah kaum perempuan yang bukan berasal dari keluarga Sultan. Tarian Legu dipentaskan ketika Sultan selesai melakukan upacara tersebut di atas. Pada saat tarian Legu dipentaskan, Sultan tidak diperkenankan berdiri sebelum tarian Legu berakhir. Hal ini bertujuan agar pesan-pesan yang disampaikan dalam syair tarian tersebut dipahami, dihayati dan menjadi bagian bahan instropeksi Sultan dalam menjalankan kepemimpinannya.

Kini event Legu Gam menjadi hajatan setiap tahun terutama pada acara perayaan hari ulang tahun Sri Sultan Ternate yang dilaksanakan secara besar-besaran hingga kini memasuki tahun ke-9. Di tahun 2011 tema yang diambil Pesona Kie Raha, Pesona Nusantara. Pada 25 Maret – 16 April 2011 berlangsung Legu Gam Expo, berupa Panggung Budaya di Lapangan Ngara Lamo, Ternate. Sebelumnya diawali pawai Obor Gam Ma Cahaya di Kedaton Kesultanan Ternate, Kirab Budaya Pesona Negeri Adat, dan Festival Soya-Soya pada 1-3 April 2011. (Sumber: Men’s Obsession April 2011)

5423 Total Views 3 Views Today

Ayo Berkomentar Dengan Akun Facebook:

comments

Leave a Reply