Yang Harus Diketahui Sebelum Jalan-jalan ke Sumba Barat

Pulau Sumba menjadi destinasi wisata favorit di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Salah satu atraksi budaya yang menarik adalah Festival Pasola yang diselenggarakan di Kabupaten Sumba Barat. Festival Pasola yang diadakan setiap tahun ini menampilkan atraksi menunggang kuda sambil melempar lembing ke arah lawan. Adu ketangkasan berkuda antar kampung ini begitu menarik dan bisa mendatangkan banyak turis asing dan juga turis domestik.

Sebelum jalan-jalan ke Sumba Barat, Anda sebaiknya mempertimbangkan beberapa hal agar jalan-jalan Anda mengasyikkan. Berikut hal-hal yang harus Anda ketahui sebelum jalan-jalan ke Sumba Barat :

1. Cara ke Sumba Barat

Untuk mencapai Sumba Barat, Anda tinggal naik pesawat tujuan Pulau Bali atau tujuan Kupang, ibukota Provinsi NTT. Selanjutnya Anda naik pesawat tujuan Sumba Barat Daya, Anda akan mendarat di Bandara Tambolaka. Anda juga bisa menggunakan jalur darat dan laut. Dari arah Barat, Anda bisa naik bus menuju Pelabuhan Sape, Nusa Tenggara Barat, dan dilanjutkan dengan kapal feri menuju Pelabuhan Waikelo Sumba Barat Daya. Setelah sampai Sumba Barat Daya, Anda bisa naik bus, travel, mobil carteran, atau ojek menuju Waikabubak, ibukota Sumba Barat.

2. Penginapan di Sumba Barat

Di Sumba Barat, Anda dapat menginap di hotel-hotel kelas melati yang berada di Waikabubak. Sebagai rekomendasi, Anda bisa memilih Hotel Aloha dan Hotel Karanu di Jalan Sudirman serta Hotel Pelita di Jalan Ahmad Yani. Ketiga hotel tersebut hanya memiliki fasilitas kipas angin (Non-AC), bak mandi tanpa shower, dan tidak ada air panas. Jika ingin hotel dengan fasilitas AC, Anda bisa menginap di Monalisa Cottages di Jalan Raya Waikabubak dan Hotel Manandang di Jalan Pemuda. Tarif untuk hotel Non-AC mulai dari Rp. 200.000,- dan hotel AC mulai dari Rp. 300.000,-. Anda juga bisa menginap di Nihi Watu Resort atau Sumba Nautil Resort dengan tariff mulai dari Rp. 1-12 Juta. Sebagai alternatif, Anda juga bisa menginap di homestay di tepi pantai atau menginap di rumah-rumah warga setempat.

3. Transportasi di Sumba Barat

Untuk menyusuri Sumba Barat, Anda bisa memiliki tiga pilihan, yaitu ojek, bemo, dan carter mobil. Yang paling praktis adalah naik ojek karena ojek ada di sepanjang jalan, biasanya di dekat pasar. Pihak hotel juga bisa membantu Anda untuk mendapatkan ojek. Anda juga bisa mencoba bemo Sumba Barat yang full-music. Bemo di Sumba Barat selalu ngetem sampai penumpang penuh, sehingga penumpang pasti berdesak-desakan. Jika ingin lebih santai, Anda bisa menyewa mobil lengkap dengan sopirnya. Anda hanya perlu membayar Rp. 50.000,- per hari, itu termasuk uang sopir dan bensin.

4. Kuliner Khas Sumba Barat

Sumba Barat sebenarnya bukan surga bagi pecinta kuliner karena susah untuk mencari warung yang menjual makanan khas Sumba Barat. Beberapa makanan khas di Sumba Barat antara lain tumis bunga papaya, ikan asin, dan ikan baker khas Sumba Barat. Jika ingin mencicipinya, Anda harus memesan kepada pihak hotel karena mereka baru akan memasak bila ada tamu yang memesan. Anda juga bisa membeli sendiri ikan segar di pasar dan membakarnya di tepi pantai. Sementara rumah makan atau warung yang bisa Anda temukan di Sumba Barat antara lain rumah makan Padang, warung bakso, warung sate, dan warung khas Jawa. Umumnya warung-warung tersebut tutup pada pukul 21.00 waktu setempat.

5. Destinasi Wisata di Sumba Barat

Pasola Sumba

©JamesMorgan

Selain Festival Pasola yang sudah go international, Sumba Barat masih mempunyai potensi wisata budaya yang harus Anda saksikan. Di antara bulan Oktober-November, Anda bisa menyaksikan acara adat Wulla Poddu yang diselenggarakan untuk menyongsong bulan suci atau tahun baru bagi pemeluk kepercayaan Marapu. Ada banyak ritual adat pada pelaksanaan Wulla Poddu itu yang diawali dengan pemotongan ayam oleh para tetua adat dari masing-masing suku. Selain itu, Anda juga bisa mengunjungi kampong-kampung adapt seperti Kampung Tarung, Kampung Waigali, dan Kampung Ubeli. Di Sumba Barat, Anda juga bisa mengunjungi Taman Nasional Manupeu Tanah Daru dan beberapa situs megalitikum. Anda sebaiknya juga tidak melewatkan pantai-pantai indah di Sumba Barat, seperti Pantai Binatu, Pantai Pahar, dan Pantai Ngadu Bolu.

6. Oleh-oleh dan Suvenir dari Sumba Barat

Jalan-jalan tentu belum lengkap bila tidak membeli oleh-oleh atau souvenir. Namun di Sumba Barat hanya ada satu toko suvenir yang terletak di Jalan Raya Waikabubak. Anda tidak perlu khawatir karena Anda bisa membeli buah tangan khas Sumba Barat di pasar tradisional atau di kampung adat. Di pasar tradisional dan di kampung adat itu, Anda bisa membeli kain tenun khas Sumba Barat. Harga kain tenun khas Sumba Barat tersebut mulai dari Rp. 20.000,- sampai jutaan rupiah yang tergantung besarnya kain. Anda juga bisa membeli kerajinan khas Sumba Barat, antara lain patung dari tanduk atau tulang kerbau, parang khas Sumba Barat, gelang dari tanaman pisang, dan aneka kalung. Kadang para penjual oleh-oleh itu menjajakan dagangannya di pinggir jalan dan bahkan ada yang menawarkan langsung ke tamu hotel.

Sudah tahu banyak tentang wisata Sumba Barat, kan? Ayo jalan-jalan ke Sumba Barat! (Gambar: FilatelisIndonesia)

13201 Total Views 3 Views Today

Ayo Berkomentar Dengan Akun Facebook:

comments

Leave a Reply